Taiwan mengekspor volume drone rekor ke Arab Saudi pada Juni, dengan negara Timur Tengah itu membeli drone buatan Taiwan senilai US$47,2 juta (sekitar 69,4 miliar won), menurut statistik yang dirilis oleh Kementerian Keuangan Taiwan dan dimuat oleh Taiwan's Central News Agency (CNA) pada tanggal 23. Ini menjadi pembelian bulanan satu negara terbesar sejak Taiwan mulai menyusun statistik terkait pada Juni 2023. Bloomberg mengaitkan daya saing industri drone Taiwan yang tengah berkembang dengan strategi “non-red supply chain”-nya — dengan mengecualikan komponen dan rantai pasok dari Tiongkok — sambil memperluas kerja sama pengembangan teknologi dengan Amerika Serikat.
Arab Saudi Mencatat Pembelian Drone Bulanan Terbesar dari Taiwan
CNA melaporkan pada tanggal 23, mengutip pengumuman statistik terbaru dari Kementerian Keuangan Taiwan, bahwa Arab Saudi membeli drone Taiwan senilai US$47,2 juta (sekitar 69,4 miliar won) pada Juni. Transaksi ini menandai nilai pembelian bulanan terbesar oleh satu negara sejak Taiwan mulai melacak statistik terkait pada Juni 2023.
Taiwan Menjadikan Rantai Pasok Non-Tiongkok sebagai Keunggulan Kompetitif
Bloomberg menjelaskan bahwa industri drone Taiwan yang sedang berkembang mempromosikan apa yang disebutnya “non-red supply chain” — yang mengecualikan komponen dan rantai pasok dari Tiongkok — sebagai keunggulan kompetitif, sambil memperluas kerja sama pengembangan teknologi dengan Amerika Serikat. Posisi strategis ini membedakan produsen drone Taiwan di pasar global.
Arab Saudi Beralih dari Pemasok Drone Tiongkok yang Konvensional
Arab Saudi dikenal sebagai pelanggan besar untuk drone militer Tiongkok, termasuk seri CH-4 dan Wing Loong. Pengadaan skala besar terbaru langsung dari Taiwan — sebuah wilayah yang tidak memiliki hubungan diplomatik dengan Arab Saudi — merupakan transaksi yang tidak biasa, sehingga menarik perhatian pada faktor-faktor yang mendasari pergeseran pengadaan ini.
FAQ
Apa yang dibeli Arab Saudi dari Taiwan pada Juni?
Arab Saudi membeli drone buatan Taiwan senilai US$47,2 juta (sekitar 69,4 miliar won) pada Juni, yang menjadi pembelian bulanan satu negara terbesar sejak Taiwan mulai menyusun statistik terkait pada Juni 2023.
Mengapa industri drone Taiwan kompetitif menurut Bloomberg?
Bloomberg menjelaskan bahwa industri drone Taiwan yang sedang berkembang mempromosikan “non-red supply chain” — yang mengecualikan komponen dan rantai pasok dari Tiongkok — sebagai keunggulan kompetitif, sambil memperluas kerja sama pengembangan teknologi dengan Amerika Serikat.
Apa yang tidak biasa dari pembelian drone Arab Saudi dari Taiwan?
Arab Saudi dikenal sebagai pelanggan besar drone militer Tiongkok (seri CH-4 dan Wing Loong), sehingga pengadaan langsung berskala besar dari Taiwan — yang tidak memiliki hubungan diplomatik dengan Arab Saudi — merupakan transaksi yang tidak biasa dan telah menarik perhatian pada faktor-faktor di balik pergeseran tersebut.