Laba Operasional Samsung Bioepis Q2 2026 Turun 3,6% Akibat Perubahan Pasokan

Key Takeaways
  • Samsung Bioepis melaporkan laba operasi Q2 2026 sebesar 86,6 miliar won, turun 3,6% year over year akibat perubahan pasokan.
  • Samsung Bioepis membukukan pendapatan semester I 2026 sebesar 847,1 miliar won dan laba operasi 230,6 miliar won, keduanya naik 6% year over year.
  • Samsung Bioepis meluncurkan biosimilar Eylea di Eropa, biosimilar Prolia di Amerika Serikat, serta biosimilar Stelara di Jepang pada Mei 2026.

Samsung Bioepis melaporkan penurunan kecil laba operasi year-over-year untuk Q2 2026, dipicu perubahan jadwal pasokan untuk produk-produk kunci dan peningkatan investasi penelitian dan pengembangan. Perusahaan mengungkapkan pada tanggal 24 bahwa pendapatan konsolidasi Q2 mencapai 392,2 miliar won dengan laba operasi 86,6 miliar won, turun masing-masing 2,2% dan 3,6% dibanding periode yang sama tahun lalu. Meski terjadi penurunan pada kuartal tersebut, Samsung Bioepis menyatakan keyakinan bahwa peningkatan permintaan produk di pasar utama termasuk Eropa dan Amerika Serikat akan tercermin secara berurutan pada hasil paruh kedua, seraya mempertahankan komitmennya pada kinerja bisnis global yang berkelanjutan sepanjang tahun.

Samsung Bioepis Melaporkan Hasil Keuangan Q2 2026

Samsung Bioepis mengumumkan pendapatan konsolidasi Q2 2026 sebesar 392,2 miliar won dan laba operasi 86,6 miliar won dalam pengajuan peraturan pada tanggal 24. Pendapatan turun 2,2% dan laba operasi merosot 3,6% dibanding kuartal yang sama tahun lalu. Penurunan tersebut diakibatkan penyesuaian jadwal pasokan untuk produk-produk utama dan meningkatnya belanja penelitian dan pengembangan.

Untuk paruh pertama 2026, perusahaan mencatat pendapatan sebesar 847,1 miliar won dan laba operasi 230,6 miliar won, yang keduanya mencerminkan kenaikan 6% year-over-year.

Samsung Bioepis Memperluas Portofolio Produk di Eropa, AS, dan Jepang

Samsung Bioepis meluncurkan biosimilar Eylea di pasar Eropa pada bulan Mei, memperluas produk yang dipasarkan langsung di wilayah tersebut menjadi lima. Di Amerika Serikat, perusahaan memulai penjualan skala penuh biosimilar Prolia, memperkuat posisinya di pasar-pasar kunci.

Perusahaan juga memperluas jejak global dengan meluncurkan produk pertamanya di pasar Jepang pada bulan Mei—biosimilar Stelara.

Samsung Bioepis Mengungkap Hasil Uji Klinis Biosimilar Keytruda

Samsung Bioepis mengungkapkan hasil uji klinis Fase 1 dan Fase 3 untuk kandidat biosimilar Keytruda SB27 pada bulan Juni. Perusahaan menyatakan uji coba tersebut menunjukkan kesetaraan dengan obat aslinya pada luaran utama farmakokinetika (PK, studi tentang cara tubuh memproses obat) pada Fase 1 dan efektivitas pada Fase 3.

Dalam bidang antibody-drug conjugate (ADC), kandidat obat baru SBE303 masuk uji klinis global Fase 1 yang menargetkan pasien tumor padat pada bulan Maret. Kandidat obat baru kedua, SBE313, saat ini berada pada tahap praklinis.

Samsung Epis Holdings Mencatat Kinerja H1 2026

Perusahaan induk Samsung Epis Holdings mencatat pendapatan Q2 sebesar 391,9 miliar won dan laba operasi 58,8 miliar won. Untuk paruh pertama 2026, perusahaan pemegang saham mencatat pendapatan sebesar 845,8 miliar won dan laba operasi 149,3 miliar won.

Samsung Epis Holdings sedang membangun struktur bisnis yang stabil di bawah sistem perusahaan pemegang sahamnya berdasarkan kinerja kuat anak usaha inti Samsung Bioepis. Perusahaan mendirikan pusat penelitian dan pengembangan (R&D) luar negeri pertamanya di Tiongkok pada bulan Juni untuk memperkuat kemampuan pengembangan obat baru.

Samsung Epis Holdings Mempertahankan Prakiraan Pertumbuhan Pendapatan Tahunan

Samsung Epis Holdings mempertahankan prakiraannya untuk pertumbuhan pendapatan tahunan lebih dari 10% untuk Samsung Bioepis dibanding tahun sebelumnya sebesar 1,672 triliun won, meski terdapat ketidakpastian pasar global.

FAQ

Apa hasil keuangan Q2 2026 Samsung Bioepis?

Samsung Bioepis melaporkan pendapatan konsolidasi Q2 2026 sebesar 392,2 miliar won dan laba operasi 86,6 miliar won, yang masing-masing menunjukkan penurunan year-over-year sebesar 2,2% dan 3,6%. Penurunan tersebut disebabkan perubahan jadwal pasokan untuk produk-produk kunci dan perluasan investasi penelitian dan pengembangan.

Produk apa yang diluncurkan Samsung Bioepis pada bulan Mei?

Pada bulan Mei, Samsung Bioepis meluncurkan biosimilar Eylea di pasar Eropa, memperluas produk yang dipasarkan langsung di Eropa menjadi lima. Perusahaan juga memulai penjualan skala penuh biosimilar Prolia di Amerika Serikat dan meluncurkan produk pertamanya di Jepang—biosimilar Stelara.

Hasil uji klinis apa yang diumumkan Samsung Bioepis untuk biosimilar Keytruda?

Samsung Bioepis mengungkapkan pada bulan Juni bahwa kandidat biosimilar Keytruda SB27 menunjukkan kesetaraan dengan obat asli pada uji klinis Fase 1 dan Fase 3. Uji coba tersebut memenuhi luaran utama farmakokinetika pada Fase 1 dan efektivitas pada Fase 3.

Penafian: Informasi di halaman ini mungkin berasal dari sumber pihak ketiga dan hanya untuk referensi. Ini tidak mewakili pandangan atau pendapat Gate dan bukan merupakan nasihat keuangan, investasi, atau hukum. Perdagangan aset virtual melibatkan risiko tinggi. Mohon jangan hanya mengandalkan informasi di halaman ini saat membuat keputusan. Untuk detailnya, lihat Penafian.
Komentar
0/400
Tidak ada komentar