LS Securities menaikkan target harga S-Oil menjadi 140.000 won dan menurunkan peringkat menjadi Hold

S-Oil5,14%

LS Securities menaikkan target harga untuk S-Oil menjadi 140.000 won dari 133.000 won pada 13 Juli, dengan alasan periode pendapatan yang kuat yang diperpanjang. Namun, perusahaan menurunkan peringkat investasinya dari "Buy" menjadi "Hold" karena kenaikan harga saham baru-baru ini telah mencerminkan sebagian besar prospek positif yang ada. Analis Jung Kyung-hee menyebutkan potensi kenaikan kini berada di bawah 15% setelah saham tersebut naik belakangan ini. Revisi tersebut mencerminkan keunggulan kompetitif S-Oil dalam pengadaan minyak mentah melalui perusahaan induknya Saudi Aramco, yang memungkinkan tingkat utilisasi lebih tinggi dibandingkan perusahaan lain di tengah kekurangan minyak mentah medium dan heavy yang dipicu kawasan Timur Tengah.

LS Securities Memperkirakan Pendapatan S-Oil Q2 Sebesar 13,8 Triliun Won

LS Securities memproyeksikan pendapatan konsolidasian S-Oil kuartal II sebesar 13,8 triliun won, yang setara dengan kenaikan 71% secara year-over-year. Sekuritas memperkirakan laba operasi sekitar 1 triliun won, menandai pembalikan menuju profitabilitas. Jung menyatakan bahwa S-Oil mempertahankan tingkat utilisasi yang relatif lebih tinggi dibandingkan perusahaan lain dengan memanfaatkan keunggulan pasokan minyak mentah dari pemegang saham mayoritas Saudi Aramco saat kekurangan minyak mentah medium dan heavy makin intens menyusul konflik di Timur Tengah. Perusahaan juga diperkirakan diuntungkan oleh biaya transportasi yang lebih rendah berkat struktur pasokan tersebut.

Segmen Base Oil Pelumas Diperkirakan Menjadi Pendorong Pertumbuhan Laba

Bisnis base oil pelumas diperkirakan menjadi pendorong utama laba pada Q2. Pasokan global base oil pelumas Group III turun 20-25% akibat gangguan operasional di fasilitas Qatar Shell Pearl GTL serta fasilitas besar di Bahrain dan UEA, yang memicu kekurangan pasokan yang makin parah. LS Securities memperkirakan laba operasi Q2 base oil pelumas S-Oil sebesar 451,9 miliar won, naik 171% secara kuartal ke kuartal. Laba operasi segmen kimia diproyeksikan mencapai 134,1 miliar won, naik 426% dibandingkan kuartal sebelumnya, didorong oleh kenaikan harga produk.

Prospek Positif Diperkirakan Berlanjut hingga Tahun Depan Berkat Keunggulan Pasokan

LS Securities memperkirakan kondisi menguntungkan di sektor pengilangan dan base oil pelumas akan berlanjut hingga tahun depan. Perusahaan mencatat pasokan minyak mentah medium dan heavy tetap ketat sejak revolusi shale AS memperluas proporsi minyak mentah ringan, sementara perang Rusia-Ukraina dan konflik di Timur Tengah makin memperparah kekurangan. Perjanjian pasokan jangka panjang S-Oil dengan Aramco diperkirakan memungkinkan pengadaan minyak mentah medium dan heavy yang stabil, sehingga mempertahankan manfaat kompetitif perusahaan. Ekspektasi peningkatan imbal hasil kepada pemegang saham juga muncul, karena penyelesaian proyek Shaheen tahun ini menandai berakhirnya belanja modal skala besar, yang berpotensi meningkatkan kapasitas dividen. LS Securities menyoroti bahwa S-Oil mempertahankan rasio pembayaran dividen di atas 30% dari 2021 hingga 2023 sebelum eksekusi dana Shaheen, dan telah menetapkan kebijakan setidaknya 20% untuk periode 2024-2026, sehingga menunjukkan peluang lebih besar untuk ekspansi dividen setelah investasi selesai.

FAQ

Apa yang dilakukan LS Securities pada 13 Juli terkait S-Oil?
LS Securities menaikkan target harga S-Oil dari 133.000 won menjadi 140.000 won, tetapi menurunkan peringkat investasinya dari "Buy" menjadi "Hold", dengan alasan prospek pendapatan yang kuat diimbangi oleh kenaikan harga saham baru-baru ini yang telah mencerminkan sebagian besar prospek positif.

Mengapa segmen base oil pelumas S-Oil diperkirakan berkinerja kuat pada Q2?
Pasokan global base oil pelumas Group III turun 20-25% karena gangguan operasional di fasilitas besar termasuk pabrik Qatar Shell Pearl GTL dan lokasi di Bahrain serta UEA, sehingga menciptakan kekurangan pasokan yang menguntungkan bisnis base oil pelumas S-Oil, dengan proyeksi laba operasi Q2 sebesar 451,9 miliar won, naik 171% secara kuartal ke kuartal.

Bagaimana hubungan S-Oil dengan Saudi Aramco memberi keunggulan kompetitif?
S-Oil menerima pasokan minyak mentah dari pemegang saham mayoritas Saudi Aramco melalui perjanjian pasokan jangka panjang, sehingga memungkinkan pengadaan minyak mentah medium dan heavy yang stabil selama kekurangan yang diperparah konflik di Timur Tengah serta memungkinkan perusahaan mempertahankan tingkat utilisasi yang lebih tinggi dan memperoleh manfaat biaya transportasi yang lebih rendah dibandingkan perusahaan lain.

Penafian: Informasi di halaman ini mungkin berasal dari sumber pihak ketiga dan hanya untuk referensi. Ini tidak mewakili pandangan atau pendapat Gate dan bukan merupakan nasihat keuangan, investasi, atau hukum. Perdagangan aset virtual melibatkan risiko tinggi. Mohon jangan hanya mengandalkan informasi di halaman ini saat membuat keputusan. Untuk detailnya, lihat Penafian.
Komentar
0/400
Tidak ada komentar