Saham AS Menguat Saat Harga Minyak Turun ke $71 di Tengah Ketegangan dengan Iran

SKHYV-0,98%
NVDA4,06%

Pasar saham AS naik pada akhir pekan setelah Presiden Donald Trump mengumumkan bahwa negosiasi dengan Iran “berakhir”, meski ekspektasi adanya dialog lanjutan di balik layar mendorong harga minyak turun. Minyak mentah WTI diperdagangkan pada $71 per barel dan minyak mentah Brent pada $76 per barel. Analis Pepperstone dan Citi mengatakan pasar kini tidak lagi bereaksi signifikan terhadap ketegangan geopolitik itu sendiri, dengan pasar minyak lebih fokus pada perubahan pasokan ketimbang headline terkait konflik.

Pepperstone dan Citi: Pasar Beralih Fokus dari Headline Geopolitik ke Fundamental Pasokan

Analis Pepperstone dan Citi menjelaskan pasar minyak akan berkonsentrasi pada perubahan pasokan minyak mentah, bukan pada headline terkait konflik, dengan harga diperkirakan terus mengikuti tren stabilisasi penurunan ke depan kecuali terjadi gangguan pasokan yang besar. BCA Research mencatat tingkat konfrontasi militer saat ini jauh lebih rendah dibanding Maret atau sebelum gencatan senjata, tanpa perkembangan berarti yang dapat mendorong kedua pihak kembali ke level tersebut.

SK Hynix Tutup di $168 saat Debut di Nasdaq setelah Nvidia Naik 4%

SK Hynix masuk ke Nasdaq dan ditutup di $168, naik 13% dari harga IPO-nya $170. Nvidia, mitra kunci SK Hynix, naik 4% dengan ekspektasi permintaan semikonduktor yang berkelanjutan. Indeks Philadelphia Semiconductor menguat untuk sesi perdagangan ketiga berturut-turut.

Iran Mengancam Blokade Hormuz hingga Ada Pemberitahuan Lanjutan saat AS Melakukan Serangan Udara Skala Besar

Ketegangan di Timur Tengah meningkat pada akhir pekan setelah Iran mengancam memblokade Selat Hormuz hingga ada pemberitahuan lebih lanjut, yang mendorong AS melakukan serangan udara skala besar. Meski Wall Street secara hati-hati menyiratkan tidak ada serangan lebih besar yang diperkirakan, pergerakan kedua pihak pekan ini perlu dipantau.

Imbal Hasil Treasury Naik ke 4,21% dan 4,56% saat Indeks Dolar Bertahan di Dekat 101

Meski harga minyak turun, imbal hasil Treasury dan indeks dolar naik karena kekhawatiran inflasi yang terus berlanjut. Imbal hasil Treasury tenor 2 tahun mencapai 4,21% dan imbal hasil tenor 10 tahun naik ke 4,56%. Indeks dolar terus diperdagangkan mendekati level 101. Survei Evercore ISI terhadap investor institusional mengidentifikasi inflasi sebagai ancaman terbesar bagi pasar saham saat ini. Charles Schwab menyoroti masalah struktural yang menghalangi penurunan suku bunga dengan mudah, dengan menyebut defisit fiskal AS yang besar dan fondasi ekonomi yang tetap tangguh.

The Fed Menyebut Perang dan Tarif sebagai Pendorong Inflasi, sementara Morgan Stanley Menyebut Tiga Risiko Pasar

Federal Reserve menyatakan optimisme terhadap pertumbuhan ekonomi dan produktivitas AS sambil mengidentifikasi perang, tarif, dan “chipflation” sebagai pendorong utama inflasi selama setahun terakhir. The Fed menyatakan pihaknya “siap mengambil tindakan kuat kapan pun jika tanda kenaikan harga kembali muncul.” Morgan Stanley memperkirakan pasar bull market sambil tetap berhati-hati, dengan menyebut tiga potensi ranjau darat pasar: kemungkinan kenaikan suku bunga tambahan dalam tahun ini, skala investasi AI oleh hyperscaler, dan kembalinya konflik di Timur Tengah.

FAQ

Apa yang menyebabkan pasar saham AS naik pada akhir pekan meski pengumuman Trump soal Iran?
Pasar saham AS naik karena ekspektasi adanya dialog lanjutan di balik layar antara AS dan Iran yang mendorong harga minyak turun, dengan minyak mentah WTI diperdagangkan pada $71 per barel dan Brent pada $76 per barel. Analis menyatakan pasar kini berfokus pada perubahan pasokan ketimbang headline geopolitik.

Mengapa imbal hasil Treasury naik meski harga minyak turun?
Imbal hasil Treasury naik ke 4,21% untuk surat utang tenor 2 tahun dan 4,56% untuk surat utang tenor 10 tahun meski harga minyak turun karena kekhawatiran inflasi tetap bertahan. Charles Schwab menyebut masalah struktural termasuk defisit fiskal AS yang besar dan fondasi ekonomi yang tangguh yang mencegah suku bunga turun dengan mudah, bahkan ketika harga minyak jatuh.

Penafian: Informasi di halaman ini mungkin berasal dari sumber pihak ketiga dan hanya untuk referensi. Ini tidak mewakili pandangan atau pendapat Gate dan bukan merupakan nasihat keuangan, investasi, atau hukum. Perdagangan aset virtual melibatkan risiko tinggi. Mohon jangan hanya mengandalkan informasi di halaman ini saat membuat keputusan. Untuk detailnya, lihat Penafian.
Komentar
0/400
Tidak ada komentar