Harga minyak mentah WTI rebound lebih dari 4% pada tanggal 29 setelah laporan tentang serangan Iran terhadap pangkalan militer AS di Yordania. September delivery West Texas Intermediate (WTI) diperdagangkan pada 83,52 USD, naik 4,11% dari sesi sebelumnya, pada pukul 7:52 AM. Kenaikan harga tersebut membalik penurunan tiga hari berturut-turut yang melebihi 10% yang terjadi ketika ketegangan AS-Iran tampak mereda, sementara konfrontasi militer baru kembali memunculkan kekhawatiran pasokan di pasar minyak global.
Iran Menyerang Pangkalan AS di Yordania, AS Mencegat Rudal Balistik
Sebuah media melaporkan pada tanggal 29 bahwa Iran menyerang pangkalan militer AS di Yordania. Militer AS menyatakan bahwa Iran meluncurkan beberapa rudal balistik terhadap pasukan AS yang ditempatkan di Timur Tengah, namun semua rudal dicegat. Serangan tersebut menandai dimulainya kembali konfrontasi militer antara kedua negara setelah periode ketegangan yang berkurang. Sepanjang malam, muncul laporan bahwa AS dan Iran sedang dekat untuk menghidupkan kembali nota kesepahaman (MOU) gencatan senjata, sambil tetap menghentikan keterlibatan aktif.
Harga Minyak Menunjukkan Volatilitas Tinggi di Tengah Ketegangan AS-Iran yang Berfluktuasi
Harga minyak mengalami volatilitas yang signifikan bulan ini. Harga sempat melonjak lebih awal karena kekhawatiran bahwa konflik Iran yang meningkat dapat mengarah pada blokade terhadap Selat Hormuz dan Laut Merah. Meredanya ketegangan bilateral baru-baru ini menyebabkan sebagian pembalikan atas kenaikan tersebut, dengan harga turun lebih dari 10% dalam tiga hari perdagangan sebelum tanggal 29. Pengangkutan minyak melalui Selat Hormuz terus menghadapi kendala meski terjadi pengurangan sementara konfrontasi militer langsung.
Iran Mengusulkan Zona Kendali Selat Hormuz yang Diperluas untuk Oman
Iran menetapkan prasyarat untuk membuka kembali pelayaran melalui Selat Hormuz dengan mengusulkan agar zona kendalinya diperluas hingga mencakup wilayah dekat Oman, serta negara pesisir lain di selat tersebut. Kazem Gharibabadi, Iranian Deputy Foreign Minister, menyatakan dalam sebuah wawancara dengan televisi pemerintah bahwa Iran mengusulkan kepada Oman rencana di mana satu arah jalur pelayaran berada di wilayah perairan teritorial Iran, dan sebagian lajur arah berlawanan juga dimasukkan ke dalam perairan teritorial Iran. Usulan itu merupakan syarat Iran untuk melanjutkan penuh arus lalu lintas maritim melalui jalur strategis tersebut.
FAQ
Apa yang menyebabkan harga minyak mentah WTI rebound pada tanggal 29?
Harga minyak mentah WTI rebound lebih dari 4% pada tanggal 29 setelah laporan tentang serangan Iran terhadap pangkalan militer AS di Yordania, dengan September delivery West Texas Intermediate (WTI) diperdagangkan pada 83,52 USD, naik 4,11% dari sesi sebelumnya.
Apa yang diusulkan Iran terkait Selat Hormuz?
Iran mengusulkan kepada Oman agar zona kendalinya di Selat Hormuz diperluas untuk mencakup wilayah dekat sisi Oman, dengan satu jalur pelayaran berada di wilayah perairan teritorial Iran dan sebagian lajur arah berlawanan juga dimasukkan ke dalam perairan Iran, sebagai prasyarat untuk membuka kembali pelayaran melalui selat.