Pasar saham AS menunjukkan ketahanan pekan lalu meski terjadi penurunan tajam pada saham semikonduktor, dengan S&P 500 turun di bawah rata-rata pergerakan 50 hari namun tetap mempertahankan posisi di atas rata-rata pergerakan 100 hari dan 200 hari, menurut Yahoo Finance pada 29 Mei. Strategis Charles Schwab, Kevin Gordon, mengaitkan stabilitas ini dengan rotasi sektor, dengan menyebut bahwa dua pertiga saham S&P 500 terus diperdagangkan di atas rata-rata pergerakan 200 hari. Sektor semikonduktor mendapat tekanan yang terkonsentrasi setelah kekhawatiran tentang belanja AI yang terlalu panas dan meningkatnya persaingan dari China, dengan indeks KOSPI Korea Selatan turun hampir 11% pada 28 Mei saat Samsung Electronics dan SK Hynix sama-sama membukukan penurunan dua digit.
S&P 500 Menjaga Dukungan di Atas Rata-Rata Pergerakan Utama
Dow Jones Industrial Average diperdagangkan mendekati level tertinggi sepanjang masa, sementara S&P 500 turun di bawah rata-rata pergerakan 50 hari pekan lalu tetapi tetap berada di atas rata-rata pergerakan 100 hari dan 200 hari. Dua pertiga saham S&P 500 terus diperdagangkan di atas rata-rata pergerakan 200 hari, yang menunjukkan kondisi pasar yang relatif sehat.
Indeks berbobot sama dan saham-saham siklik sama-sama menandakan kekuatan ekonomi. Reaksi pasar terhadap laporan laba menunjukkan bahwa sebagian besar tekanan dan kinerja buruk terkonsentrasi pada saham teknologi, sementara sektor keuangan, industri, dan konsumen diskresioner menunjukkan respons positif.
Kevin Gordon Mengidentifikasi Rotasi Sektor sebagai Faktor Perlindungan Pasar
Kevin Gordon, strategis di Charles Schwab, mengidentifikasi beberapa faktor yang melindungi pasar yang lebih luas dari koreksi saham semikonduktor. Gordon menyatakan bahwa struktur pasar saat ini selaras dengan pasar yang secara alami bersifat siklik, bukan fase koreksi.
Gordon menjelaskan bahwa baik indeks berbobot sama maupun saham-saham siklik menandakan kemakmuran ekonomi. Ia mencatat bahwa dengan mengecualikan saham teknologi, reaksi pasar terhadap sektor keuangan, industri, dan konsumen diskresioner tetap positif. Gordon mengakui kekhawatiran terhadap sektor semikonduktor, namun menekankan pentingnya memahami struktur pasar dan menyadari bagaimana pergerakan ekstrem dapat terjadi saat berinvestasi pada saham-saham kapitalisasi besar.
Saham Semikonduktor Turun karena Kekhawatiran Belanja AI dan Persaingan dari China
Saham semikonduktor menghadapi tekanan yang terkonsentrasi karena investor mempertanyakan apakah belanja untuk artificial intelligence sudah terlalu panas dan menyampaikan kekhawatiran yang meningkat tentang persaingan yang makin intens dengan China. Indeks KOSPI Korea Selatan turun hampir 11% pada 28 Mei, menandai salah satu penurunan terbesar dalam beberapa bulan.
Pesaing raksasa chip memori, Samsung Electronics dan SK Hynix, sama-sama membukukan penurunan persentase dua digit. Laporan bahwa China mencapai kemajuan dalam semikonduktor memori melalui Changxin Memory Technologies (CXMT) dan membuat kemajuan pada peralatan litografi meningkatkan kekhawatiran. Perusahaan AS Micron dan SanDisk juga terkena dampak signifikan dari perkembangan tersebut.
FAQ
Apa yang terjadi pada S&P 500 pekan lalu meski saham semikonduktor turun?
S&P 500 turun di bawah rata-rata pergerakan 50 hari pekan lalu tetapi tetap berada di atas rata-rata pergerakan 100 hari dan 200 hari, dengan dua pertiga saham S&P 500 terus diperdagangkan di atas rata-rata pergerakan 200 hari, menurut Yahoo Finance pada 29 Mei.
Mengapa saham semikonduktor Korea Selatan turun tajam pada 28 Mei?
Indeks KOSPI Korea Selatan turun hampir 11% pada 28 Mei, dengan Samsung Electronics dan SK Hynix sama-sama membukukan penurunan dua digit, didorong oleh kekhawatiran investor tentang belanja AI yang terlalu panas serta laporan bahwa Changxin Memory Technologies milik China telah mencapai kemajuan dalam semikonduktor memori dan peralatan litografi.