Trump menyebut inflasi nol terbantahkan, ekspektasi inflasi konsumen AS mencapai level tertinggi baru dalam 7 bulan

BTC-3,46%
ETH-4,68%

Gate News berita, menurut data terbaru AS, kekhawatiran konsumen terhadap inflasi sedang meningkat, berbanding terbalik dengan klaim Presiden Trump tentang “nol inflasi”. Berdasarkan The Kobeissi Letter, ekspektasi inflasi konsumen AS pada bulan Maret naik tajam sebesar 0,7 poin persentase menjadi 6,2%, mencapai level tertinggi sejak Agustus 2025, sekaligus kenaikan bulanan terbesar sejak April 2025. Indeks ekspektasi inflasi satu tahun dari University of Michigan juga naik sebesar 0,4 poin persentase menjadi 3,8%, yang semakin menegaskan bahwa kekhawatiran terhadap harga sedang menguat.

Ekspektasi suku bunga juga ikut meningkat. Proporsi konsumen yang memperkirakan suku bunga akan dinaikkan dalam 12 bulan ke depan bertambah 7,5 poin persentase menjadi 42,4%, menunjukkan bahwa kekhawatiran inflasi merembet ke pasar keuangan secara keseluruhan, bukan hanya harga makanan dan kebutuhan harian. Para analis mencatat bahwa tekanan psikologis seperti ini dapat mendorong konsumen menyesuaikan belanja dan perilaku tabungan, sehingga menimbulkan efek berantai pada aktivitas ekonomi.

Lonjakan harga minyak menjadi faktor penting yang mempercepat inflasi. Harga minyak mentah AS telah menembus 100 dolar per barel, dan The Kobeissi Letter memprediksi bahwa jika harga minyak bertahan pada level saat ini selama dua bulan, tingkat inflasi indeks harga konsumen (CPI) dapat mencapai sekitar 3,3%, yang akan menembus level tertinggi sejak Mei 2024. Organisasi Kerja Sama dan Pembangunan Ekonomi (OECD) juga menaikkan proyeksi inflasi keseluruhan AS untuk 2026 menjadi 4,2%, serta menunjukkan bahwa kenaikan harga energi global dapat membuat tingkat inflasi G20 lebih tinggi daripada perkiraan sebelumnya.

Gangguan di pasar minyak membuat ekspektasi inflasi konsumen mencatat level tertinggi dalam beberapa bulan, yang menunjukkan kesenjangan antara propaganda politik dan realitas ekonomi semakin melebar. Para analis berpendapat bahwa jika harga energi terus bertahan di level tinggi, rumah tangga AS akan menghadapi tekanan biaya hidup yang lebih besar, sementara pasar keuangan terhadap ekspektasi kebijakan moneter juga dapat ikut berubah, sehingga selanjutnya memengaruhi sentimen investasi dan volatilitas pasar untuk aset kripto seperti Bitcoin dan Ethereum.

Penafian: Informasi di halaman ini dapat berasal dari pihak ketiga dan tidak mewakili pandangan atau opini Gate. Konten yang ditampilkan hanya untuk tujuan referensi dan bukan merupakan nasihat keuangan, investasi, atau hukum. Gate tidak menjamin keakuratan maupun kelengkapan informasi dan tidak bertanggung jawab atas kerugian apa pun yang timbul akibat penggunaan informasi ini. Investasi aset virtual memiliki risiko tinggi dan rentan terhadap volatilitas harga yang signifikan. Anda dapat kehilangan seluruh modal yang diinvestasikan. Harap pahami sepenuhnya risiko yang terkait dan buat keputusan secara bijak berdasarkan kondisi keuangan serta toleransi risiko Anda sendiri. Untuk detail lebih lanjut, silakan merujuk ke Penafian.
Komentar
0/400
Tidak ada komentar