Menurut The Economist dari Korea Selatan, dana dari penjualan saham dan obligasi semakin banyak dialihkan ke properti, terutama di distrik Gangnam, Seoul, pada paruh pertama tahun 2026. Dari Januari hingga April, pembelian rumah yang didanai oleh penjualan saham dan obligasi mencapai 3,7254 triliun won, dengan 2,4396 triliun won (65%) dialokasikan ke properti di Seoul.
Gangnam-gu memimpin dengan 370,6 miliar won, diikuti oleh Songpa-gu (353,1 miliar won), Seocho-gu (290,3 miliar won), dan Yongsan-gu (183,8 miliar won). Hasil dari saham dan obligasi menyumbang 12,9% dari dana pembelian rumah di Seocho-gu, 12,8% di Gangnam-gu, dan 12,7% di Yongsan-gu—rasio tertinggi secara nasional. Investor muda berusia 20–30 tahun menunjukkan ketergantungan yang semakin meningkat pada aset keuangan untuk membeli rumah, terutama di Gangnam, di mana hasil dari saham dan obligasi mewakili 11,1% dari pembelian di kuartal kedua 2026.