Kepala Staf Kepresidenan Korea Selatan, Kang Hoon-sik, menyatakan penyesalan pada tanggal 7 melalui Facebook atas kekalahan Hanwha Ocean dalam proyek pengadaan kapal selam Kanada (CPSP), dengan menyatakan bahwa hasil ini akan menjadi tonggak sejarah yang membuka pintu menuju peluang lain. Perdana Menteri Kanada, Mark Carney, mengumumkan pada tanggal 6 (waktu setempat) di Pangkalan Angkatan Laut Halifax bahwa ThyssenKrupp Marine Systems (TKMS) milik Jerman terpilih sebagai penawar preferen. Kang, yang bertugas sebagai utusan khusus presiden selama proses penawaran, mengatakan dia menghormati keputusan Kanada yang diambil setelah pertimbangan komprehensif atas kerja sama ekonomi, keamanan, dan faktor biaya. Pernyataan ini muncul di tengah upaya Korea Selatan untuk memperluas kehadiran industri pertahanannya di pasar Barat, di mana struktur aliansi NATO menghadirkan hambatan signifikan bagi pemasok non-anggota.
Kang Hoon-sik Menghormati Keputusan Kanada Setelah Keterlibatan Langsung sebagai Utusan Khusus
Kang Hoon-sik menyatakan dalam unggahan Facebook-nya bahwa dia menghormati pilihan pemerintah Kanada, yang diambil setelah pertimbangan komprehensif atas berbagai faktor termasuk kerja sama ekonomi dan industri, keamanan, dan biaya. Dia mengakui kekecewaan tersebut, mencatat bahwa sebagai utusan khusus presiden, dia secara langsung mengawasi lokasi proyek dan tim industri pertahanan Korea Selatan mengerahkan seluruh kemampuan hingga tahap akhir. Kang menggambarkan persaingan penawaran sebagai kesempatan untuk mengonfirmasi kembali posisi saat ini dari industri pertahanan Korea Selatan.
Kapal Selam Korea Selatan dan Jerman Dievaluasi Sebanding dalam Kinerja
Kang menekankan bahwa media dan pakar lokal Kanada mengevaluasi kinerja dan kondisi kerja sama yang diajukan oleh Korea Selatan dan Jerman sebagai sulit dibedakan keunggulannya, menggambarkannya sebagai setara. Dia mencatat bahwa keputusan pemerintah Kanada datang lebih lambat dari jadwal semula, dengan musyawarah hingga menjelang KTT NATO, menunjukkan betapa sulitnya pilihan tersebut. Kang menyatakan bahwa Korea Selatan, yang sebelumnya mempelajari teknologi kapal selam dari Jerman, kini sejajar dengan negara asal dan menerima evaluasi kinerja yang setara atau lebih unggul.
Aliansi NATO Dikutip sebagai Faktor Signifikan dalam Proses Seleksi Kanada
Kang mengakui bahwa teknologi saja tidak dapat menjelaskan segalanya, menyatakan bahwa mengatasi tembok tebal NATO, sebuah aliansi keamanan militer yang kuat, tidaklah mudah. Dia merujuk pada bobot sejarah aliansi keamanan dan interoperabilitas militer yang dibangun selama lebih dari 70 tahun. Kang menilai bahwa tantangan tersebut dengan jelas membekaskan teknologi kapal selam dan daya saing industri Korea Selatan di pasar global.
Korea Selatan Berjanji untuk Terus Berkolaborasi dalam Industri Pertahanan Setelah Hasil CPSP
Kang menyatakan bahwa hasil ini tidak akan dibiarkan sekadar sebagai penghiburan bahwa Korea Selatan bertanding dengan baik meskipun kalah. Dia berjanji untuk memperbaiki kekurangan dan lebih memperkuat keunggulan untuk menciptakan hasil luar biasa dalam tantangan berikutnya. Kang mengungkapkan bahwa kemitraan pemerintah dan korporasi yang terbentuk selama periode penawaran akan tetap kuat, dan mereka akan terus berlari bersama menuju pasar baru yang lebih luas tanpa kelelahan. Dia menyampaikan rasa terima kasih kepada pejabat pemerintah dan korporasi yang berpartisipasi dalam persaingan penawaran.
FAQ
Apa yang dikatakan Kang Hoon-sik tentang kekalahan Hanwha Ocean dalam proyek kapal selam Kanada?
Kang Hoon-sik menyatakan pada tanggal 7 melalui Facebook bahwa dia menghormati keputusan Kanada untuk memilih TKMS milik Jerman atas Hanwha Ocean sebagai penawar preferen untuk CPSP, mengungkapkan penyesalan sambil menekankan bahwa hasil ini akan menjadi tonggak sejarah yang membuka pintu menuju peluang lain.
Mengapa Kanada memilih TKMS Jerman daripada Hanwha Ocean Korea Selatan?
Kang Hoon-sik menyebut aliansi keamanan militer NATO yang kuat sebagai faktor signifikan, mencatat bahwa bobot sejarah kerja sama keamanan dan interoperabilitas militer yang dibangun selama lebih dari 70 tahun membuatnya sulit untuk diatasi, meskipun kapal selam Korea Selatan dan Jerman dievaluasi sebanding dalam kinerja oleh media dan pakar Kanada.
Kapan Kanada mengumumkan pemilihan penawar preferen CPSP?
Perdana Menteri Kanada, Mark Carney, mengumumkan pemilihan ThyssenKrupp Marine Systems milik Jerman pada tanggal 6 (waktu setempat) di Pangkalan Angkatan Laut Halifax di Nova Scotia.