Menurut sumber keuangan, bank sentral Korea Selatan menaikkan suku bunga acuan sebesar 0,25 poin persentase menjadi 2,75% pada 16 Juli, menandakan akan ada kenaikan lebih lanjut. Langkah ini mendorong lima bank besar di negara tersebut—KB Kookmin, Shinhan, Hana, Woori, dan NH Nonghyup—untuk memperketat pinjaman rumah tangga karena mereka telah melampaui target pinjaman tahunan sekitar 4,34 triliun won Korea, mencapai 649,66 triliun won per 15 Juli.
Bank-bank besar membatasi persetujuan hipotek baru dengan menurunkan batas pinjaman dan memperketat persyaratan asuransi hipotek. Suku bunga hipotek tenor tetap naik tajam, dari 3,93–6,23% pada akhir 2025 menjadi 4,77–7,49% pada 16 Juli, dengan suku bunga kategori teratas mendekati 7,5% untuk pertama kalinya sejak April 2022. Prakiraan pasar menunjukkan adanya kenaikan suku bunga tambahan pada Agustus atau Oktober.