Kepala Tim Informasi Investasi Samsung Securities, Shin Seung-jin, mengatakan pada 28 Juli bahwa penurunan tajam indeks KOSPI dipicu oleh melemahnya sentimen investor yang diperparah kekhawatiran terkait China. Penurunan terjadi ketika kabar pencatatan CXMT dan pengembangan peralatan litografi ultraviolet dalam (DUV) muncul di tengah sentimen investor semikonduktor yang sudah rapuh. Shin menyarankan bahwa mengingat harga saham Samsung Electronics dan SK Hynix telah turun hampir 40% dari level tertinggi terkini, investor sebaiknya menunggu pengumuman laba perusahaan-perusahaan besar ketimbang melakukan panic selling.
Shin menjelaskan bahwa melemahnya sentimen investor semikonduktor yang dikombinasikan dengan kabar pencatatan CXMT China dan pengembangan peralatan litografi DUV memperburuk situasi. Ia menyatakan bahwa kabar terkait China menyeret saham teknologi semikonduktor AS ke bawah, yang kemudian berdampak pada saham memori semikonduktor Korea dan saham berkapitalisasi besar pada 28 Juli.
Shin mencatat bahwa tidak ada perkembangan negatif besar yang terjadi pada fundamental industri semikonduktor memori. Ia mengatakan bahwa kabar pengembangan peralatan DUV masih belum terverifikasi, dan bahkan jika hal itu terbukti, terdapat kesenjangan teknologi 2-3 tahun yang tidak akan memengaruhi industri semikonduktor Korea secara langsung.
SK Hynix dijadwalkan mengumumkan laba pasti kuartal kedua pada 29 Juli, diikuti Samsung Electronics pada 30 Juli. Pengumuman laba Big Tech AS juga dijadwalkan, dengan Microsoft dan Meta melaporkan pada 29 Juli, serta Amazon dan Apple pada 30 Juli.
Shin mengatakan bahwa arah pasar akan ditentukan oleh pengumuman laba dari dua perusahaan semikonduktor besar yang dijadwalkan pada akhir pekan ini.
Shin menggambarkan sektor semikonduktor memori beralih dari siklus harga (P) ke siklus volume (Q). Ia menjelaskan bahwa kelanjutan kenaikan harga yang terlihat pada paruh pertama tahun ini tampaknya tidak realistis, dan kekhawatiran tentang perlambatan laju pertumbuhan harga pada paruh kedua menjadi dasar koreksi harga saham belakangan ini.
Shin menambahkan bahwa meski sebagian pihak memandang kenaikan rasio kontrak jangka panjang dapat mengurangi volatilitas laba, investor tetap khawatir akan sensitivitas siklikal semikonduktor memori dan variasi laba. Ia menyatakan bahwa volatilitas harga saham seharusnya menurun begitu pengumuman laba mengonfirmasi keberlanjutan profit.
Shin menyarankan agar tidak ikut panic selling, dengan merekomendasikan investor menunggu konfirmasi arah harga saham setelah pengumuman laba. Ia menyatakan bahwa harga saham Samsung Electronics dan SK Hynix telah turun hampir 40% dari level tertinggi jangka pendek, yang menunjukkan peluang untuk menjual telah terlewati dan pasar telah memasuki wilayah oversold jangka pendek.
Shin menegaskan bahwa memulihkan sentimen investor menjadi prioritas mendesak. Ia mengatakan bahwa karena pekan ini merupakan puncak pengumuman laba, investor bisa menunggu melihat arah harga saham sebelum mengambil keputusan tanpa terlambat. Ia menambahkan bahwa investor yang memiliki kas tersedia akan lebih baik memulai pembelian bertahap mulai sekarang.
Apa yang menyebabkan penurunan indeks KOSPI pada 28 Juli?
Shin Seung-jin dari Samsung Securities mengatakan penurunan tersebut terjadi akibat melemahnya sentimen investor semikonduktor yang dikombinasikan dengan kekhawatiran terkait China, khususnya pencatatan CXMT dan kabar pengembangan peralatan litografi DUV, bukan karena penurunan fundamental industri semikonduktor.
Kapan Samsung Electronics dan SK Hynix dijadwalkan mengumumkan laba?
SK Hynix dijadwalkan mengumumkan laba pasti kuartal kedua pada 29 Juli, dan Samsung Electronics pada 30 Juli. Perusahaan Big Tech AS termasuk Microsoft, Meta, Amazon, dan Apple juga dijadwalkan melaporkan laba pada 29 dan 30 Juli.
Seberapa jauh harga saham Samsung Electronics dan SK Hynix turun dari level tertinggi terkini?
Shin Seung-jin mengatakan harga saham Samsung Electronics dan SK Hynix telah turun hampir 40% dari level tertinggi jangka pendek, yang menunjukkan pasar telah memasuki wilayah oversold jangka pendek.
Berita Terkait
Penurunan KOSPI Mencerminkan Skenario Terburuk pada PER 3x: Meritz Securities
Saham KOSPI Anjlok 10% Secara Intraday, Analis Memantau Dukungan di Level 5.000
Saham KOSPI Anjlok 7,43% pada 28 Mei, Circuit Breaker Diberlakukan
Saham Korea Anjlok Lebih dari 5% saat Pembukaan karena Kekhawatiran Semikonduktor Meluas
Saham Korea: Tertinggal 96% dari KOSPI saat Peluang Nilai Muncul