Menurut Jin10, lima sumber mengatakan Pakistan sedang bernegosiasi dengan Kuwait untuk memperluas kerja sama pertahanan dengan imbalan kesepakatan energi dan investasi pada 17 Juli. Pembicaraan masih berada pada tahap awal, meskipun meningkatnya ketegangan AS-Iran dapat mempersulit negosiasi.
Diskusi ini berakar pada kekhawatiran terkait perjanjian pertahanan Pakistan dengan Arab Saudi pada 2025. Pakistan, negara bersenjata nuklir, sebelumnya menyampaikan kepada Iran bahwa setiap serangan terhadap Arab Saudi akan diperlakukan sebagai serangan terhadap Pakistan sendiri. Kuwait menghadapi serangan berulang dari Iran tahun ini, sehingga memunculkan pertanyaan tentang posisi Pakistan di tengah ketegangan regional AS-Iran.