Menurut The Economist, Elon Musk baru-baru ini menyatakan bahwa artificial intelligence akan melampaui kecerdasan manusia dalam waktu sekitar lima tahun, dan umat manusia kemungkinan akan kehilangan kendali atas pengembangan AI dalam satu dekade. Ia memperkirakan risiko AI menyebabkan kepunahan manusia sebesar 10–20 persen, dengan membandingkannya seperti perjalanan roket berisiko tinggi yang harus ditempuh umat manusia.
Musk mengusulkan kerangka kerja tata kelola yang dipimpin industri untuk menggantikan regulasi pemerintah, dengan alasan bahwa pembuat kebijakan kurang memiliki keahlian teknis yang memadai. Modelnya mencakup pertemuan keselamatan mingguan antara lab AI utama (OpenAI, Google DeepMind, Anthropic, xAI) untuk berbagi informasi tentang risiko, serta mewajibkan perusahaan membuka model baru untuk peninjauan sejawat satu hingga dua minggu sebelum rilis, sehingga kompetitor dapat menandai kekhawatiran keselamatan yang kritis. Ia mencatat bahwa pemerintah seharusnya turun tangan hanya sebagai upaya terakhir jika perusahaan menolak menanggapi peringatan dari industri.