Ketua SK Group Chey Tae-won memprediksi permintaan infrastruktur artificial intelligence (AI) akan terus tumbuh secara signifikan, seraya mengutip permintaan perusahaan teknologi besar global akan semikonduktor memori dan sumber daya komputasi yang melampaui ekspektasi. Berbicara di AI Summit di San Francisco pada 24 Juli (waktu setempat), Chey mengungkapkan bahwa ia membahas pasar AI masa depan dan permintaan semikonduktor saat makan malam dengan CEO NVIDIA Jensen Huang pada malam sebelumnya. Pernyataan itu muncul ketika Korea mengumumkan investasi lebih dari $3 triliun yang mencakup perluasan pabrik semikonduktor, pembangunan pusat data AI, serta proyek physical AI.
CEO NVIDIA dan Broadcom Meminta Volume Chip yang Tak Pernah Terjadi Sebelumnya
Chey menguraikan pertemuan makan malamnya pada 23 Juli dengan CEO NVIDIA Jensen Huang, dengan menyatakan bahwa Huang secara konsisten meminta lebih banyak chip pada setiap pertemuan. "Dia bilang 'More chips' setiap kali kami bertemu," kata Chey. "Hari ini dia bilang begitu, tapi pada pertemuan berikutnya, kemungkinan dia akan bilang angka itu salah dan 'Aku mau lebih!'"
Ketua SK itu menjelaskan bahwa ketika rencana investasi AI menjadi semakin konkret, skala semikonduktor dan pusat data yang dibutuhkan terus meluas. Chey juga mengungkapkan pertemuannya dengan CEO Broadcom Hock Tan sehari sebelumnya, seraya mencatat bahwa Broadcom meminta chip memori dalam "jumlah yang akan mengejutkan Anda jika Anda mendengarnya—di luar apa yang saya perkirakan."
"DAN mereka bisa sepenuhnya menyerap semuanya, dan kemungkinan masih tidak akan cukup," penekanan Chey.
OpenAI dan Anthropic Mencari Infrastruktur Komputasi dalam Skala Besar
Chey melaporkan bahwa Anthropic dan OpenAI sama-sama sedang bekerja aktif untuk mengamankan infrastruktur komputasi mereka sendiri. Terkait OpenAI, ia menyatakan: "Mereka bilang jangan memberikan chip ke pihak lain, berikan langsung ke OpenAI." Ia menambahkan bahwa OpenAI membutuhkan "daya komputasi dalam jumlah yang sangat mengejutkan Anda jika Anda mendengarnya" untuk tahun ini dan tahun depan.
Chey juga mencatat bahwa "Anthropic terus mengecek dengan kami mengenai berapa banyak chip yang tersedia."
Investasi AI Korea sebesar $3 Triliun Mencerminkan Realitas Pasar
Chey menekankan bahwa investasi Korea yang baru-baru ini diumumkan lebih dari $3 triliun—mencakup perluasan pabrik semikonduktor, pembangunan pusat data AI, dan physical AI—mencerminkan perencanaan yang realistis, bukan proyeksi yang dilebih-lebihkan. "Saya tidak bisa menahan kecurigaan bahwa apa yang kami umumkan justru bisa saja ternyata menjadi angka yang terlalu kecil," katanya.
Namun, Chey menegaskan: "Saya tidak berpikir ini adalah pengumuman atau pernyataan yang ceroboh. Kami melakukannya berdasarkan diskusi yang cukup realistis dan berpijak pada kenyataan."
Chey Mengusulkan Strategi Transformasi Negara Berbasis AI
Chey menyajikan tiga tugas utama agar Korea muncul sebagai kekuatan AI: beralih ke negara yang native AI, menurunkan biaya, dan meminimalkan efek samping.
Ia menekankan pentingnya menciptakan lingkungan di mana setiap warga bisa menggunakan setidaknya satu AI agent, mengubah Korea menjadi tempat uji coba global untuk teknologi dan layanan AI. Chey menyatakan bahwa Korea harus memperluas produksi semikonduktor memori dan pembangunan pusat data AI untuk menurunkan biaya token, sekaligus memposisikan negara sebagai hub infrastruktur AI yang menghubungkan Amerika Serikat, Eropa, dan Asia.
Selain itu, Chey menyerukan pembentukan tata kelola AI, menciptakan lebih banyak pekerjaan baru daripada yang digantikan AI, serta mengembangkan industri AI ke arah yang meminimalkan kerusakan lingkungan.
FAQ
Apa yang disampaikan Ketua SK Chey Tae-won tentang permintaan chip di San Francisco AI Summit?
Chey melaporkan bahwa CEO NVIDIA Jensen Huang secara konsisten meminta lebih banyak chip pada setiap pertemuan, dan CEO Broadcom Hock Tan meminta chip memori dalam "jumlah yang mengejutkan" melebihi ekspektasi. Chey menyatakan bahwa permintaan tersebut terus tumbuh seiring rencana investasi AI yang menjadi semakin konkret.
Seberapa besar Korea telah berinvestasi pada infrastruktur AI menurut pernyataan Chey?
Chey menyatakan bahwa Korea baru-baru ini mengumumkan lebih dari $3 triliun dalam investasi yang mencakup tiga mega-proyek: perluasan pabrik semikonduktor, pembangunan pusat data AI, dan physical AI. Ia menekankan bahwa ini merepresentasikan perencanaan realistis berdasarkan permintaan pasar yang sebenarnya, bukan proyeksi yang dilebih-lebihkan.