Menurut analis dari Futurum Group dan institusi keuangan lainnya, koefisien korelasi 60 hari antara indeks KOSPI Korea Selatan dan indeks Nasdaq-100 baru-baru ini naik hingga sekitar 0,50, yang menandai level tertinggi sejak 2021. Korelasi yang meningkat ini mencerminkan makin besarnya peran Samsung Electronics dan SK Hynix, yang kini bersama-sama menyumbang lebih dari 50% bobot indeks KOSPI. Kedua perusahaan berada di inti rantai pasokan perangkat keras AI, menyediakan chip memori yang penting bagi pusat data raksasa teknologi AS. Rolf Bulk, analis di Futurum Group, menyatakan bahwa kenaikan korelasi dipicu oleh KOSPI yang secara efektif menjadi indeks semikonduktor.
Hubungan tersebut terlihat jelas pada 13 Juli, ketika KOSPI anjlok lebih dari 8% setelah penurunan 15% SK Hynix, yang menjadi penurunan satu hari terbesar yang pernah tercatat. Pada hari yang sama, Nasdaq-100 turun 1,88%, dengan saham teknologi besar AS bergerak searah: Micron (MU-US) turun 4%, SanDisk (SNDK-US) turun 12%, dan Intel (INTC-US) turun 6%.