Sistem sidecar circuit breaker milik Bursa Korea aktif 21 kali pada Juli di 18 hari perdagangan, dengan 12 aktivasi di pasar KOSPI dan 9 di pasar KOSDAQ. Lonjakan tersebut membuat total aktivasi sidecar sepanjang 2026 mencapai 66, melampaui 45 aktivasi yang tercatat selama krisis keuangan 2008. Para ahli pasar mengaitkan lonjakan ini dengan meningkatnya volatilitas karena saham Korea memasuki fase koreksi pada Juli setelah reli paruh pertama. Mekanisme sidecar, yang dirancang untuk menghentikan sementara perdagangan program saat terjadi pergerakan indeks yang tajam, telah beroperasi di bawah kerangka ambang batas 5% yang sama sejak revisi 2002, meski terjadi perubahan mendasar dalam struktur pasar, termasuk perdagangan algoritmik dan ETF berpengungkit.
Bursa Korea Melaporkan 10 Hari Perdagangan Beruntun dengan Aktivasi Sidecar
Menurut data Bursa Korea yang dirilis pada tanggal 28, 29% dari aktivasi sidecar KOSPI sepanjang tahun dan 36% aktivasi sidecar KOSDAQ terjadi pada Juli. Dari tanggal 10 hingga 25, mekanisme sidecar memicu pada 10 hari perdagangan beruntun, yang mencerminkan gejolak intrahari ekstrem pada pesanan program beli dan jual. Pasar KOSPI memperkenalkan sistem sidecar pada 1996, diikuti pasar KOSDAQ pada 2001, sebagai langkah peredam volatilitas yang terkait dengan peluncuran pasar futures.
Mekanisme Sidecar Menangguhkan Perdagangan Program pada Ambang Batas ±5% Sejak 2002
Sidecar aktif ketika indeks futures KOSPI200 bergerak ±5% atau lebih dari penutupan hari sebelumnya dan mempertahankan level itu selama satu menit. Untuk pasar KOSDAQ, aktivasi terjadi ketika indeks futures KOSDAQ150 bergerak ±6% atau indeks spot bergerak ±3%, yang juga dipertahankan selama satu menit. Setelah dipicu, perdagangan program dihentikan selama lima menit. Sistem ini dirancang untuk mencegah guncangan pasar futures merembet ke pasar spot, berbeda dengan circuit breaker yang menangguhkan seluruh perdagangan. Ambang batas aktivasi dan struktur operasional saat ini tetap tidak berubah sejak revisi 2002.
Profesor Universitas Merekomendasikan Penyesuaian Ambang Batas agar Sesuai Volatilitas Pasar
Na Hyun-seung, profesor administrasi bisnis di Universitas Korea, menyatakan bahwa aktivasi yang sering menunjukkan sistem dapat menyebabkan inefisiensi pasar dan bahwa persyaratan aktivasi perlu ditinjau. Ahn Hee-joon, profesor administrasi bisnis di Universitas Sungkyunkwan, mencatat bahwa Amerika Serikat menghapus sistem sidecar bertahun-tahun lalu dan bahwa meningkatnya perdagangan frekuensi tinggi serta perdagangan jangka pendek ritel telah menurunkan efektivitas mekanisme tersebut. Lee Jun-seo, profesor administrasi bisnis di Universitas Dongguk, mengatakan sistem tersebut masih valid tetapi perlu pembaruan untuk mencerminkan meningkatnya volatilitas pasar, dengan merekomendasikan agar ambang batas 5% diperlebar. Para ahli mengusulkan dua opsi: ambang batas yang berubah mengikuti volatilitas pasar rata-rata, atau menaikkan level aktivasi tetap untuk mengurangi pemicu yang berlebihan.
FAQ
Berapa kali Bursa saham Korea melakukan aktivasi sidecar pada Juli?
Sidecar aktif 21 kali pada Juli dalam 18 hari perdagangan, dengan 12 aktivasi di pasar KOSPI dan 9 di pasar KOSDAQ, menurut data Bursa Korea yang dirilis pada tanggal 28.
Apa ambang batas aktivasi sidecar saat ini di pasar saham Korea?
Sidecar KOSPI aktif ketika indeks futures KOSPI200 bergerak ±5% dari penutupan sebelumnya selama satu menit. Sidecar KOSDAQ aktif ketika indeks futures KOSDAQ150 bergerak ±6% atau indeks spot bergerak ±3%, dipertahankan selama satu menit, dan menghentikan perdagangan program selama lima menit.
Mengapa para ahli mengatakan sistem sidecar perlu direvisi?
Profesor dari Universitas Korea, Universitas Sungkyunkwan, dan Universitas Dongguk menyatakan bahwa ambang batas 5% sistem belum berubah sejak 2002, meski terjadi pergeseran ke perdagangan algoritmik dan perdagangan frekuensi tinggi, dan bahwa aktivasi yang sering dapat menyebabkan inefisiensi pasar alih-alih menstabilkan volatilitas.