Ahn Do-geol, seorang anggota parlemen dari Partai Demokrat Korea, menyatakan bahwa perluasan partisipasi korporasi di pasar aset digital akan menjadi peluang untuk meningkatkan kepercayaan pasar dan daya saing—bukan sekadar memperluas sasaran investasi—serta menekankan perlunya mempercepat persiapan kelembagaan dan perumusan legislasi Undang-Undang Dasar Aset Digital. Pada tanggal 23, Ahn menyampaikan pernyataan tersebut dalam konferensi bertajuk "Awal Baru untuk Pasar Aset Digital yang Dipercaya di Era Investor Institusional" yang digelar di Hall Anggota Majelis Nasional di Yeongdeungpo-gu, Seoul, dengan mengatakan bahwa pasar aset digital memasuki fase baru ketika investor institusional dan korporasi ikut berpartisipasi bersama di luar transaksi yang berpusat pada individu. Ia menyatakan bahwa pembukaan pasar bagi korporasi bukan semata-mata kebijakan untuk menambah peluang investasi baru, melainkan partisipasi korporasi akan menjadi infrastruktur penting untuk memperluas likuiditas pasar, meningkatkan fungsi penemuan harga, serta memperkuat stabilitas dan kepercayaan pasar aset digital. Komisi Jasa Keuangan mengumumkan roadmap partisipasi pasar korporasi secara bertahap dan arah perbaikan kelembagaan pada Februari, namun langkah tindak lanjut berikutnya belum berjalan secepat yang diharapkan.
Ahn Menyoroti Manfaat Partisipasi Korporasi untuk Stabilitas Pasar
Ahn Do-geol berbicara pada konferensi aset digital pada tanggal 23. Sumber: Park Jae-yeon/Digital Asset
Ahn menyatakan bahwa ketika pasar aset digital menjadi sepenuhnya aktif, pertumbuhan pada industri terkait seperti kustodian, manajemen aset, dan pembayaran digital juga akan didorong, sehingga berpotensi meningkatkan daya saing industri keuangan digital Korea Selatan ke level berikutnya. Ia mendiagnosis bahwa pasar keuangan utama di luar negeri sudah memiliki investor institusional dan perusahaan yang memasukkan aset digital ke dalam portofolio investasinya, dan perusahaan-perusahaan keuangan global memperluas bisnis manajemen aset digital, kustodian, dan tokenisasi untuk menciptakan tatanan keuangan baru. Ahn menekankan bahwa Korea Selatan tidak boleh tertinggal dalam perubahan ini dan harus mempercepat persiapan kelembagaan untuk pembukaan pasar bagi korporasi.
Legislator Mendorong Sistem Kustodian dan Standar Pengendalian Internal
Ahn menyatakan bahwa dalam proses membuka pasar baru, berbagai risiko dan kekhawatiran hadir bersama, dan sekadar membuka pasar tidak cukup. Ia mengatakan bahwa menciptakan lingkungan pasar yang berkelanjutan dan aman adalah yang paling penting. Untuk itu, ia menyatakan bahwa sistem kustodian yang mampu menyimpan dan mengelola aset digital dengan aman harus dibentuk, serta fondasi kelembagaan untuk mengamankan kepercayaan pasar seperti mekanisme pencegahan konflik kepentingan, sistem pemantauan eksternal, dan standar pengendalian internal perlu disiapkan secara bersamaan.
Komisi Jasa Keuangan Mengumumkan Roadmap pada Februari
Komisi Jasa Keuangan mengumumkan roadmap untuk partisipasi pasar korporasi secara bertahap dan arah perbaikan kelembagaan pada Februari. Ahn mencatat bahwa langkah tindak lanjut berikutnya belum berjalan secepat yang diharapkan. Ia menyatakan bahwa yang penting sekarang adalah menyelesaikan roadmap tersebut menjadi sistem yang benar-benar berjalan. Mengingat pemerintah telah mengumumkan posisinya untuk mengejar pembahasan cepat Undang-Undang Dasar Aset Digital melalui strategi pertumbuhan ekonomi paruh kedua, Ahn menekankan bahwa Majelis Nasional juga harus mempercepat pembahasan legislasi. Ia menyatakan bahwa pembukaan pasar korporasi dan membangun ekosistem aset digital yang aman bukan tugas yang terpisah—keduanya harus dikejar bersama, dan hanya dengan menetapkan regulasi serta sistem yang jelas untuk mendukung inovasi Korea Selatan dapat memimpin persaingan keuangan digital global.
FAQ
Apa yang ditekankan Ahn Do-geol dalam konferensi pada tanggal 23?
Ahn Do-geol menekankan bahwa perluasan partisipasi korporasi di pasar aset digital akan meningkatkan kepercayaan pasar dan daya saing, melampaui sekadar memperluas sasaran investasi, serta menyerukan agar persiapan kelembagaan dan legislasi Undang-Undang Dasar Aset Digital dipercepat.
Kapan Komisi Jasa Keuangan mengumumkan roadmap partisipasi korporasi?
Komisi Jasa Keuangan mengumumkan roadmap untuk partisipasi pasar korporasi secara bertahap dan arah perbaikan kelembagaan pada Februari, meski Ahn mencatat bahwa langkah tindak lanjut berikutnya belum berkembang secepat yang diharapkan.
Fondasi kelembagaan apa yang dinyatakan Ahn diperlukan untuk pasar aset digital?
Ahn menyatakan bahwa sistem kustodian yang mampu menyimpan dan mengelola aset digital dengan aman harus dibentuk, bersama dengan mekanisme pencegahan konflik kepentingan, sistem pemantauan eksternal, dan standar pengendalian internal untuk mengamankan kepercayaan pasar.