Anggota Parlemen Inggris Menyelidiki 40% Blokir Transfer Kripto oleh Bank-Bank Besar

HSBC2,15%

Anggota parlemen Inggris meluncurkan penyelidikan parlemen terkait pembatasan perbankan terhadap bisnis mata uang kripto tak lama setelah Inggris menyelesaikan kerangka regulasi baru untuk sektor tersebut. Crypto and Digital Assets All-Party Parliamentary Group (APPG), yang dipimpin bersama oleh mantan menteri ekonomi digital Lord Vaizey dari Didcot dan legislator Partai Buruh Gurinder Singh Josan, membuka penyelidikan berdurasi 6 minggu setelah bank dilaporkan memblokir atau menunda 40% transfer kripto. Penyelidikan ini mengkaji apakah akses terbatas ke layanan keuangan dapat melemahkan dorongan negara tersebut untuk menjadi pusat aset digital terkemuka. Lembaga pemberi pinjaman besar termasuk HSBC, Nationwide, Natwest, Santander, dan Starling Bank telah memberlakukan pembatasan pada beberapa pembayaran terkait kripto, sehingga memunculkan kekhawatiran dari pelaku industri dan pembuat kebijakan mengenai proporsionalitas dan dampaknya terhadap bisnis yang sah.

APPG Membuka Periode Pengumpulan Bukti 6 Minggu tentang Akses Perbankan

Kelompok parlemen tersebut akan menelaah akses ke rekening bank, layanan pembayaran, dan asuransi bagi bisnis kripto. Legislator berencana menilai apakah batas transfer dan pemblokiran transaksi dapat dibenarkan oleh risiko penipuan dan kejahatan keuangan. Penyelidikan ini juga akan mempertimbangkan dampak langkah perbankan terhadap konsumen, persaingan, investasi, dan inovasi. “Akses ke layanan perbankan adalah hal yang mendasar bagi setiap bisnis yang sah,” kata Josan dan Vaizey dalam pernyataan bersama. APPG akan menerima bukti tertulis selama enam minggu, dengan penyerahan ditutup pada 31 Agustus.

UK Cryptoasset Business Council Melaporkan Tingkat Pemblokiran Transfer 40%

Penelitian yang diterbitkan oleh UK Cryptoasset Business Council pada Januari memperkirakan bahwa bank memblokir atau menunda sekitar 40% transfer yang dicoba menuju bursa kripto. Dari bursa yang disurvei, 70% mengatakan pembatasan perbankan memengaruhi rencana investasi, perekrutan, atau ekspansi di Inggris. Perusahaan kripto telah lama melaporkan kesulitan dalam membuka dan mempertahankan rekening bank, sementara konsumen juga menghadapi batas pembayaran atau transfer yang diblokir saat mengirim uang ke bursa.

Economic Secretary Lucy Rigby Membahas Pembatasan Perbankan di Parlemen

HM Treasury mengakui isu akses perbankan. Economic Secretary Lucy Rigby mengatakan kepada Parlemen pada Maret bahwa perusahaan berlisensi oleh Financial Conduct Authority tidak boleh menghadapi pembatasan semata-mata karena beroperasi di sektor kripto. Penyelidikan ini akan membandingkan pendekatan Inggris dengan kebijakan di Amerika Serikat, Australia, Hong Kong, dan Uni Eropa. UK dan US Transatlantic Taskforce for Markets of the Future menerbitkan rekomendasi yang dirancang untuk memperkuat kerja sama terkait aset digital, stablecoin, dan tokenisasi.

Penyerahan Bukti Ditutup 31 Agustus Sebelum Batas Waktu Regulasi Oktober 2027

APPG akan menerbitkan rekomendasi untuk pemerintah setelah tenggat penyerahan bukti pada 31 Agustus. Tinjauan tersebut hadir sebelum rezim kripto baru Inggris menjadi wajib pada Oktober 2027. Temuan penyelidikan dapat membantu menentukan apakah kejelasan regulasi saja cukup untuk menarik bisnis aset digital, atau apakah akses ke perbankan tradisional tetap menjadi kendala. Josan dan Vaizey memperingatkan bahwa hambatan yang tidak perlu dapat membatasi pertumbuhan dan menggerus strategi aset digital pemerintah.

FAQ

Apa yang dilakukan kelompok parlemen Inggris saat meluncurkan penyelidikan?

Crypto and Digital Assets All-Party Parliamentary Group (APPG) meluncurkan penyelidikan selama 6 minggu mengenai pembatasan perbankan terhadap bisnis mata uang kripto. Penyelidikan ini menilai akses ke rekening bank, layanan pembayaran, dan asuransi, serta apakah batas transfer dan pemblokiran transaksi dibenarkan oleh risiko penipuan dan kejahatan keuangan.

Berapa persentase transfer kripto yang dilaporkan diblokir atau ditunda bank-bank Inggris?

Penelitian yang diterbitkan oleh UK Cryptoasset Business Council pada Januari memperkirakan bahwa bank memblokir atau menunda sekitar 40% transfer yang dicoba menuju bursa kripto. Dari bursa yang disurvei, 70% mengatakan pembatasan perbankan memengaruhi rencana investasi, perekrutan, atau ekspansi di Inggris.

Kapan rezim regulasi kripto Inggris menjadi wajib?

Rezim kripto baru Inggris menjadi wajib pada Oktober 2027. Penyelidikan APPG akan menerima bukti tertulis hingga 31 Agustus dan akan mempublikasikan rekomendasi untuk pemerintah sebelum tenggat regulasi tersebut.

Penafian: Informasi di halaman ini mungkin berasal dari sumber pihak ketiga dan hanya untuk referensi. Ini tidak mewakili pandangan atau pendapat Gate dan bukan merupakan nasihat keuangan, investasi, atau hukum. Perdagangan aset virtual melibatkan risiko tinggi. Mohon jangan hanya mengandalkan informasi di halaman ini saat membuat keputusan. Untuk detailnya, lihat Penafian.
Komentar
0/400
Tidak ada komentar