Saham Pertahanan Korsel Turun Setelah Rugi Kontrak; Analis Tetap Mempertahankan Overweight

Key Takeaways
  • Hanwha Ocean kehilangan pengadaan kapal selam Angkatan Laut Kanada senilai 60 triliun won kepada ThyssenKrupp Marine Systems dari Jerman pada 24 Mei.
  • Hanwha Aerospace kehilangan kontrak kendaraan tempur infanteri Rumania kepada Rheinmetall pada Juni, meskipun menawarkan lokalisasi 80%.
  • Korea Investment & Securities mempertahankan peringkat Overweight dengan alasan kekurangan pasokan rudal pertahanan udara global yang berkelanjutan hingga 2029.

Perusahaan pertahanan Korea mengalami penurunan harga saham setelah kekalahan kontrak baru-baru ini, sementara Korea Investment & Securities mempertahankan peringkat 'Overweight' untuk sektor pertahanan pada 24 Mei. Hanwha Ocean kehilangan pengadaan kapal selam generasi berikutnya senilai 60 triliun won Kanada kepada ThyssenKrupp Marine Systems dari Jerman, dan Hanwha Aerospace kehilangan kontrak kendaraan tempur infanteri generasi berikutnya untuk Rumania kepada Rheinmetall pada Juni, meski menawarkan lokalisasi hingga 80%. Perusahaan sekuritas itu menyebut meningkatnya kekurangan pasokan global rudal pertahanan udara sebagai pendorong meningkatnya permintaan untuk sistem pertahanan rudal akibat perang berbasis drone. Para ahli mengidentifikasi preferensi Eropa terhadap pemasok regional sebagai hambatan keamanan yang membatasi akses perusahaan Korea terhadap kontrak dari negara anggota NATO.

Perusahaan Pertahanan Korea Kehilangan Kontrak Utama Eropa dan Amerika Utara

Hanwha Ocean kehilangan pengadaan kapal selam generasi berikutnya Kanada senilai 60 triliun won meski ada upaya dukungan lintas-pemerintah. Kanada memilih ThyssenKrupp Marine Systems (TKMS) Jerman sebagai mitra kontrak. Hanwha Aerospace kehilangan kontrak kendaraan tempur infanteri generasi berikutnya Rumania kepada Rheinmetall Jerman pada Juni, meski mengusulkan tingkat lokalisasi maksimum 80%. Para ahli menyebut hambatan keamanan negara-negara Eropa yang mengutamakan perusahaan pertahanan regional sebagai faktor utama dari kekalahan tersebut.

Korea Investment & Securities Mengutip Kekurangan Pasokan Rudal Pertahanan Udara

Korea Investment & Securities mempertahankan opini investasi 'Overweight' pada sektor pertahanan pada 24 Mei, dengan mendiagnosis meningkatnya kekurangan pasokan rudal pertahanan udara global. Laporan itu menyatakan Lockheed Martin telah meresmikan rencana untuk mengembangkan rudal pencegat PAC-3 ACE yang baru, dengan produksi massal aktual diperkirakan setelah 2029, sehingga penyelesaian jangka pendek atas kekurangan pasokan rudal pertahanan udara menjadi sulit. Laporan tersebut menganalisis bahwa produksi lokal Eropa dan pembentukan rantai pasok hanya akan mengurangi gangguan pasokan secara sebagian sebagai respons jangka pendek, serta tidak cukup untuk menyelesaikan ketidakseimbangan pasokan-permintaan secara struktural. Perusahaan sekuritas itu menunjuk LIG Defense & Aerospace sebagai pilihan sektor teratas, menyatakan bahwa permintaan global untuk rudal pertahanan udara dan rantai nilai terkait akan terus berlanjut selama beberapa tahun, dan bahwa perusahaan pertahanan Korea yang mengamankan referensi ekspor Timur Tengah dapat mengharapkan perluasan pesanan ke luar negeri.

FAQ

Kontrak apa yang baru-baru ini hilang dari perusahaan pertahanan Korea?
Hanwha Ocean kehilangan pengadaan kapal selam Kanada senilai 60 triliun won kepada ThyssenKrupp Marine Systems Jerman, dan Hanwha Aerospace kehilangan kontrak kendaraan tempur infanteri Rumania kepada Rheinmetall pada Juni, meski menawarkan lokalisasi hingga 80%.

Mengapa Korea Investment & Securities mempertahankan peringkat Overweight untuk saham pertahanan meski terjadi kekalahan kontrak?
Perusahaan sekuritas itu mengutip kekurangan pasokan rudal pertahanan udara global yang kian memburuk pada 24 Mei, dengan menyoroti bahwa pencegat PAC-3 ACE baru Lockheed Martin tidak akan masuk produksi massal hingga setelah 2029, sehingga menciptakan peluang permintaan yang berkelanjutan bagi perusahaan pertahanan Korea yang memiliki referensi ekspor Timur Tengah.

Penafian: Informasi di halaman ini mungkin berasal dari sumber pihak ketiga dan hanya untuk referensi. Ini tidak mewakili pandangan atau pendapat Gate dan bukan merupakan nasihat keuangan, investasi, atau hukum. Perdagangan aset virtual melibatkan risiko tinggi. Mohon jangan hanya mengandalkan informasi di halaman ini saat membuat keputusan. Untuk detailnya, lihat Penafian.
Komentar
0/400
Tidak ada komentar