Berdasarkan data Korea Exchange, harga saham Samsung Electronics dan SK Hynix masing-masing turun 19,16% dan 27,58% pada bulan Juli. Samsung ditutup pada 270.000 won, sedangkan SK Hynix ditutup pada 1,919 juta won per 24 Juli. Meski terjadi penurunan tajam, perusahaan sekuritas domestik tetap mempertahankan pandangan optimistis, dengan menaikkan target harga rata-rata menjadi 513.958 won untuk Samsung (potensi kenaikan 90,35%) dan 3,547 juta won untuk SK Hynix (potensi kenaikan 84,88%), dengan alasan tidak ada masalah fundamental.
Namun, investor ritel tetap berhati-hati, dengan menyoroti ketidakpastian terkait waktu pemulihan saham. Para analis mengaitkan aksi jual tersebut dengan kekhawatiran atas keberlanjutan investasi AI, meskipun sekuritas memperkirakan Big Tech akan terus mempertahankan belanja AI. Saham chip memori diperdagangkan pada PER forward 12 bulan sebesar 4x, mendekati level terendah historis sejak krisis keuangan 2008.