Hanyang Securities mendapatkan persetujuan pengadilan atas peningkatan modal sebesar 50 miliar won melalui alokasi pihak ketiga setelah Pengadilan Distrik Selatan Seoul menolak permohonan injunksi dari pemegang saham minoritas pada 8 Mei. Pengadilan mengakui alasan perusahaan untuk memperkuat modal guna memasuki bisnis derivatif over-the-counter (OTC), yang telah dipersiapkan Hanyang Securities sejak Oktober tahun lalu. Putusan ini mengurangi ketidakpastian hukum terkait penggalangan dana, yang melibatkan penerbitan 2.380.952 saham biasa seharga 21.000 won per saham kepada KCGI No. 2 Private Investment Partnership, pemegang saham terbesar, dengan saham baru dijadwalkan untuk pencatatan pada tanggal 20.
Pengadilan Mengakui Kebutuhan Modal Bisnis Derivatif OTC
Putusan pengadilan berfokus pada pengakuan terhadap alasan penambahan modal Hanyang Securities. Pengadilan menemukan bahwa Hanyang Securities telah mempersiapkan masuk ke bisnis derivatif OTC sejak Oktober tahun lalu, dan bahwa kebutuhan untuk memperkuat modal ekuitas guna memperbaiki rasio modal bersih (NCR) diakui. Pengadilan juga menyatakan sulit menyimpulkan bahwa tujuan utamanya adalah memperkuat kendali pemegang saham terbesar atau bahwa tidak ada tujuan manajemen berdasarkan hukum komersial.
Hanyang Securities Tetapkan Harga Saham dengan Premi 12,9%
Harga penerbitan saham sebesar 21.000 won mewakili premi 12,9% di atas harga dasar 18.605 won. Pengadilan menilai bahwa nilai aset bersih per saham hanyalah salah satu indikator evaluasi, dan karena harga yang dibayar oleh pemegang saham terbesar saat memperoleh hak pengelolaan mencerminkan premi pengelolaan, sulit menganggap harga penerbitan sebagai perhitungan yang sangat tidak adil. Struktur harga ini berbeda dengan penerbitan diskon yang sering dilakukan dalam alokasi pihak ketiga, menurut industri investasi keuangan.
Pengadilan Distrik Selatan Seoul Menegaskan Metode Alokasi Pihak Ketiga
Pengadilan memutuskan bahwa kebutuhan penggalangan dana, pilihan metode, waktu, dan skala penentuan adalah keputusan manajemen dewan yang harus dihormati. Pengadilan juga menyertakan dalam pertimbangannya bahwa alokasi kepada pemegang saham membawa risiko gagal mendapatkan modal tepat waktu karena saham yang hangus. Pengadilan juga mencatat bahwa langkah-langkah peningkatan keadilan yang diminta oleh pemegang saham minoritas bukanlah kewajiban hukum yang harus dipenuhi.
Saham Baru Akan Dicatat pada 20 dengan Penguncian Satu Tahun
Saham baru yang diterbitkan melalui peningkatan modal ini dijadwalkan untuk dicatat pada tanggal 20. Saham tersebut akan dikenai wajib penitipan oleh KSEI selama satu tahun sejak tanggal setoran, membatasi perdagangan. Perusahaan berencana menggunakan seluruh hasil penggalangan dana untuk memperkuat modal ekuitas guna memasuki bisnis baru dan mempromosikan bisnis baru seperti derivatif OTC. Seorang pejabat Hanyang Securities menyatakan, "Kami menghormati keputusan pengadilan" dan "Peningkatan modal ini diputuskan untuk tujuan penguatan modal seperti promosi bisnis baru."
FAQ
Apa putusan Pengadilan Distrik Selatan Seoul terkait peningkatan modal Hanyang Securities pada 8 Mei?
Pengadilan Distrik Selatan Seoul menolak permohonan injunksi dari pemegang saham minoritas pada 8 Mei, memungkinkan Hanyang Securities melanjutkan peningkatan modal sebesar 50 miliar won melalui alokasi pihak ketiga kepada KCGI No. 2 Private Investment Partnership.
Berapa harga saham dan premi untuk penerbitan saham baru Hanyang Securities?
Hanyang Securities menetapkan harga penerbitan saham baru sebesar 21.000 won per saham, yang mewakili premi 12,9% dari harga dasar 18.605 won, dengan total 2.380.952 saham yang akan diterbitkan.