Peringatan Hammack dari Cleveland Fed: Inflasi Terlalu Tinggi Menjelang Masa Sunyi FOMC

Presiden The Fed Cleveland, Beth Hammack, memposting di akun LinkedIn-nya pada 17 Mei (waktu setempat) menyatakan kekhawatiran bahwa inflasi masih terlalu tinggi, sementara pasar tenaga kerja berada di dekat perkiraan maksimum lapangan kerja. Hammack, yang dikenal memiliki sikap hawkish di dalam The Fed, menyatakan bahwa inflasi yang tetap tinggi menjadi perhatian utamanya. Post tersebut muncul sehari sebelum dimulainya masa blackout Federal Open Market Committee (FOMC), dengan rapat FOMC dijadwalkan pada tanggal 28 bulan ini.

Hammack Soroti Tekanan Inflasi yang Luas

Dalam postingan LinkedIn-nya, Hammack menulis bahwa inflasi terlalu tinggi dan pasar tenaga kerja tepat di dekat level perkiraan maksimum lapangan kerja miliknya. Ia menekankan bahwa inflasi yang tetap tinggi adalah perhatian yang lebih besar. Hammack mencatat bahwa para pemimpin bisnis dan komunitas yang ia temui di lapangan melaporkan bahwa inflasi tidak berasal dari satu sumber saja, melainkan bersifat luas. Ia menyatakan bahwa untuk pertama kalinya selama masa jabatannya, ia mendengar dari bisnis bahwa The Fed perlu mengambil tindakan untuk menahan inflasi, sementara konsumen menyampaikan keputusasaan yang terus meningkat karena ketidakmampuan mereka memenuhi kebutuhan sehari-hari.

Pemimpin Bisnis dan Konsumen Melaporkan Tekanan Inflasi

Hammack menjelaskan umpan balik dari pelaku bisnis dan perwakilan komunitas yang menunjukkan adanya tekanan inflasi yang meluas di berbagai sektor. Ia menyatakan bahwa bisnis meminta tindakan The Fed untuk mengendalikan inflasi, pesan yang belum pernah ia dengar sebelumnya selama masa jabatannya sebagai presiden. Konsumen, menurut laporannya, melaporkan keputusasaan yang semakin meningkat saat mereka kesulitan membayar biaya hidup dasar. Berdasarkan data harga konsumen dan harga produsen yang baru dirilis, Hammack menjelaskan dalam postingannya bahwa indeks harga June core Personal Consumption Expenditures (PCE) diperkirakan meningkat 3,3% secara year-over-year.

Rekam Suara Hammack dan Rapat FOMC Mendatang

Hammack mulai menjabat pada Agustus 2024 dan memberikan suara menentang pada rapat FOMC Desember tahun itu, dengan menyerukan penahanan suku bunga tetap sambil komite menyetujui pemotongan 25 basis poin. Sepanjang paruh kedua tahun lalu, saat ia tidak memiliki hak suara, ia secara konsisten menyatakan skeptis terhadap pemotongan suku bunga. Pada April tahun ini, setelah kembali memperoleh kursi suara, Hammack memilih untuk menahan suku bunga, tetapi menolak memasukkan bias pelonggaran dalam pernyataan FOMC. Posting LinkedIn terbarunya dipublikasikan sehari sebelum masa blackout, di mana pejabat The Fed dibatasi untuk membuat komentar terkait kebijakan. Rapat FOMC dijadwalkan dimulai pada tanggal 28 bulan ini dan berlangsung selama dua hari.

FAQ

Apa yang Beth Hammack katakan tentang inflasi pada 17 Mei?
Beth Hammack memposting di akun LinkedIn-nya pada 17 Mei (waktu setempat) yang menyatakan bahwa inflasi terlalu tinggi dan inflasi yang tetap tinggi menjadi perhatian utamanya yang lebih besar. Ia menyoroti bahwa pasar tenaga kerja berada di dekat perkiraan maksimum lapangan kerja, serta ia mendengar dari bisnis dan konsumen tentang tekanan inflasi yang bersifat luas.

Mengapa Hammack menolak (dissent) pada rapat FOMC April?
Pada rapat FOMC April, Hammack memilih untuk menahan suku bunga tetap tetapi menolak memasukkan bias pelonggaran dalam pernyataan komite. Ia memiliki riwayat penolakan yang hawkish, karena juga memilih menentang pemotongan suku bunga 25 basis poin pada Desember tahun sebelumnya.

Penafian: Informasi di halaman ini mungkin berasal dari sumber pihak ketiga dan hanya untuk referensi. Ini tidak mewakili pandangan atau pendapat Gate dan bukan merupakan nasihat keuangan, investasi, atau hukum. Perdagangan aset virtual melibatkan risiko tinggi. Mohon jangan hanya mengandalkan informasi di halaman ini saat membuat keputusan. Untuk detailnya, lihat Penafian.
Komentar
0/400
Tidak ada komentar