Laba Alphabet pada 23 Juli untuk Menentukan Arah Saham Korea

SK Hynix-11,52%
MSFT-1,82%
AMZN-1,07%
META-2,78%

Saham Korea menghadapi pekan yang krusial karena Alphabet, perusahaan induk Google, dijadwalkan merilis laporan keuangannya pada 23 Juli waktu Korea, yang menandai dimulainya musim pelaporan Big Tech yang akan menentukan keberlanjutan siklus investasi AI. Pengumuman laba itu terjadi saat KOSPI mengalami volatilitas ekstrem pada pekan sebelumnya, anjlok 8,95% pada 13 Juli sebelum berbalik naik 6,24% pada 15 Juli dan kembali turun 6,37% pada 16 Juli, dengan circuit breaker dan sidecar aktif di tiga dari empat hari perdagangan. Analis pasar mengaitkan gejolak tersebut dengan kekhawatiran bahwa investasi AI terlalu panas serta perdebatan apakah sektor semikonduktor telah mencapai puncak siklus. Samsung Electronics dan SK Hynix dinilai sangat sensitif terhadap panduan dari hyperscaler, termasuk Alphabet, Microsoft, Amazon, dan Meta, mengenai rencana belanja modal (capital expenditure) mendatang untuk infrastruktur AI.

KOSPI Mencatat Volatilitas Ekstrem pada Pekan Sebelumnya

Pasar saham Korea mengalami turbulensi yang belum pernah terjadi sebelumnya pada pekan lalu, dengan indeks KOSPI turun 8,95% pada 13 Juli, memantul naik 6,24% pada 15 Juli, dan jatuh lagi 6,37% pada 16 Juli. Circuit breaker dan sidecar aktif pada tiga dari empat hari perdagangan selama periode tersebut. Sumber dari industri sekuritas mengidentifikasi kekhawatiran global terkait investasi AI yang terlalu panas serta perdebatan tentang puncak siklus sektor semikonduktor sebagai pendorong utama ketidakstabilan pasar.

Analis Mengidentifikasi Panduan Belanja Modal AI sebagai Pendorong Utama Pasar

Analis sekuritas telah mengidentifikasi panduan belanja modal dari hyperscaler sebagai faktor kritis penentu arah pasar. Lee Jae-won, peneliti di Yuanta Securities, menyatakan bahwa "Alphabet adalah salah satu hyperscaler yang menginvestasikan uang paling besar dalam pengembangan layanan AI bersama Microsoft, Amazon, dan Meta," serta menambahkan bahwa "jika penjelasan dalam konferensi panggilan setelah pengumuman laba secara memadai menguraikan alasan ekspansi investasi dan strategi ke depan, kekhawatiran pasar dapat diredam hingga tingkat tertentu." Kang Jin-hyuk, peneliti senior di Shinhan Investment Securities, menjelaskan bahwa "penyebab penyesuaian terbaru pada akhirnya adalah skeptisisme terhadap belanja modal AI dan perdebatan mengenai sifat keuntungan dari memori," seraya mencatat bahwa "panduan belanja modal dari hyperscaler yang dipimpin Alphabet akan menjadi kunci." Hwang San-hae, peneliti di LS Securities, menganalisis bahwa "pada akhirnya, apakah kenaikan belanja modal diiringi pertumbuhan cloud, monetisasi AI, dan efisiensi biaya akan menentukan arah ke depan," dan "industri memori juga kemungkinan terkait bukan sekadar manfaat dari kenaikan belanja modal, melainkan justifikasi investasi AI dan verifikasi imbal hasil atas investasi."

Setelah laporan laba Alphabet pada 23 Juli waktu Korea, Tesla dan Intel dijadwalkan merilis hasilnya pada pekan yang sama. Pelaku pasar berfokus pada panduan terkait investasi infrastruktur AI, bukan pada angka laba itu sendiri. Analis mencatat bahwa jika perusahaan menurunkan atau mempertahankan level investasi saat ini, hal itu dapat dibaca sebagai sinyal melambatnya permintaan AI, yang berdampak negatif pada sentimen investor terhadap perusahaan semikonduktor dan AI di AS maupun Korea Selatan. Pada kuartal pertama, perusahaan Big Tech AS memperluas belanja modal AI dan menaikkan panduan terkait, yang memicu reli saham teknologi yang berpusat pada semikonduktor.

Pengumuman PDB Korea Selatan Kuartal II Dijadwalkan Pekan Ini

Pengumuman PDB Korea Selatan kuartal kedua dijadwalkan pada pekan ini. Pelaku pasar berharap dapat memastikan sejauh mana kontribusi ekspor semikonduktor terhadap pertumbuhan serta apakah permintaan domestik telah pulih.

FAQ

Kapan Alphabet dijadwalkan merilis laporan keuangan?

Alphabet dijadwalkan merilis laporan keuangan pada 23 Juli waktu Korea, diikuti oleh Tesla dan Intel pada pekan yang sama.

Apa penyebab volatilitas KOSPI pada pekan sebelumnya?

KOSPI mengalami volatilitas ekstrem dengan penurunan 8,95% pada 13 Juli, pemantulan 6,24% pada 15 Juli, dan penurunan 6,37% pada 16 Juli. Pemicu utamanya adalah kekhawatiran investasi AI yang terlalu panas serta perdebatan mengenai puncak siklus sektor semikonduktor, dengan circuit breaker dan sidecar aktif di tiga dari empat hari perdagangan.

Mengapa analis berfokus pada panduan belanja modal dari hyperscaler?

Analis mengidentifikasi panduan belanja modal dari hyperscaler termasuk Alphabet, Microsoft, Amazon, dan Meta sebagai faktor kunci penentu keberlanjutan siklus investasi AI serta arah saham semikonduktor seperti Samsung Electronics dan SK Hynix. Lee Jae-won dari Yuanta Securities menyatakan bahwa penjelasan yang cukup mengenai alasan ekspansi investasi saat konferensi panggilan dapat meredam kekhawatiran pasar.

Penafian: Informasi di halaman ini mungkin berasal dari sumber pihak ketiga dan hanya untuk referensi. Ini tidak mewakili pandangan atau pendapat Gate dan bukan merupakan nasihat keuangan, investasi, atau hukum. Perdagangan aset virtual melibatkan risiko tinggi. Mohon jangan hanya mengandalkan informasi di halaman ini saat membuat keputusan. Untuk detailnya, lihat Penafian.
Komentar
0/400
Tidak ada komentar