Pada 29 April, Indeks Dolar AS naik 0,32% menjadi 98,956. Indeks ini mengukur kekuatan dolar terhadap enam mata uang utama. EUR/USD turun menjadi 1,1682 dari 1,1714, sementara GBP/USD turun menjadi 1,3483 dari 1,3518. USD/JPY naik menjadi 160,32 dari 159,55, dan USD/CHF menguat menjadi 0,7907 dari 0,7893.
Penafian: Informasi di halaman ini dapat berasal dari pihak ketiga dan tidak mewakili pandangan atau opini Gate. Konten yang ditampilkan hanya untuk tujuan referensi dan bukan merupakan nasihat keuangan, investasi, atau hukum. Gate tidak menjamin keakuratan maupun kelengkapan informasi dan tidak bertanggung jawab atas kerugian apa pun yang timbul akibat penggunaan informasi ini. Investasi aset virtual memiliki risiko tinggi dan rentan terhadap volatilitas harga yang signifikan. Anda dapat kehilangan seluruh modal yang diinvestasikan. Harap pahami sepenuhnya risiko yang terkait dan buat keputusan secara bijak berdasarkan kondisi keuangan serta toleransi risiko Anda sendiri. Untuk detail lebih lanjut, silakan merujuk ke
Penafian.
Artikel Terkait
Brent Crude dan Spot Silver Melonjak 4% Intraday saat Dolar AS Melemah
Menurut ChainCatcher, pada perdagangan intraday 1 Mei, minyak mentah Brent naik sekitar 4% menjadi sekitar $108 per barel seiring Indeks Dolar AS (DXY) melemah 0,35%. Sementara itu, perak spot melonjak 4% menjadi $76,67 per ons, menurut pasar Gate.
GateNews1jam yang lalu
Pejabat Fed Logan mengatakan penyesuaian suku bunga berikutnya bisa dipangkas atau dinaikkan
Menurut Jin 10, pejabat Federal Reserve Logan menyebutkan bahwa penyesuaian suku bunga berikutnya bisa berupa penurunan suku bunga atau kenaikan suku bunga.
GateNews1jam yang lalu
USD/JPY Turun Sekitar 40 pips ke 156,32, Lalu Memantul ke 156,64
Menurut Golden Ten, USD/JPY turun sekitar 40 pip menjadi 156,32 dalam jangka pendek sebelum rebound ke 156,64.
GateNews1jam yang lalu
Rial Iran Mencapai Rekor Terendah 1.800.000 per Dolar pada 29 April di Tengah Sanksi AS
Menurut Menteri Keuangan AS Scott Bessent, rial Iran mencapai titik terendah rekor 1.800.000 per dolar AS pada 29 April 2026, mencerminkan tekanan ekonomi yang semakin intens dari sanksi AS. Mata uang tersebut telah mengalami pelemahan yang signifikan sejak awal 2025, ketika diperdagangkan mendekati 800.000 per dolar.
Bessent
GateNews2jam yang lalu
Bank Sentral Global Masuk Pola Bertahan Tanpa Panduan Jelas saat Risiko Stagflasi Muncul Kembali
Menurut BlockBeats, pada 1 Mei, bank sentral global masuk ke fase menunggu tanpa memberikan panduan yang jelas mengenai arah kebijakan di masa depan. Pertumbuhan PDB kuartal I AS melambat menjadi 2%, di bawah ekspektasi, sementara inflasi PCE Maret naik menjadi 3,5%, yang merupakan level tertinggi dalam hampir tiga tahun.
GateNews2jam yang lalu
Federal Reserve Menyuntikkan $8,26 miliar ke Pasar Overnight, yang Terbesar Sejak Era COVID
Menurut Crypto Rover, Federal Reserve menyuntikkan $8,26 miliar ke pasar overnight hari ini (1 Mei), menandai salah satu penyuntikan likuiditas terbesar sejak intervensi era COVID. Langkah ini dijalankan melalui operasi pendanaan overnight untuk menstabilkan pasar pendanaan jangka pendek dan
GateNews3jam yang lalu