Senator Warren Menentang RUU CLARITY karena Kekhawatiran Pengelakan Sanksi

Senator Demokrat Elizabeth Warren terus menyatakan penentangan kuat terhadap RUU CLARITY, menyebut RUU struktur pasar kripto itu sebagai “tiket untuk penghindaran sanksi” karena rancangan saat ini. Kekhawatirannya selaras dengan peringatan Richard Nephew, mantan utusan khusus untuk Iran dan direktur urusan Iran di Dewan Keamanan Nasional AS, yang mengkritik pengecualian DeFi dan persyaratan anti pencucian uang (AML) yang lemah dalam RUU tersebut. Penolakan ini muncul di tengah ketidakpastian mengenai jalur RUU untuk dibawa ke pemungutan suara Senat dan meningkatnya perdebatan apakah legislasi itu cukup memitigasi risiko keuangan ilegal sekaligus memberikan kejelasan regulasi bagi industri kripto.

Warren dan Nephew Mengutip Risiko Penghindaran Sanksi

Penentangan Senator Warren berfokus pada ketentuan yang menurutnya akan memungkinkan penghindaran sanksi. Richard Nephew mendukung posisinya, dengan berargumen bahwa pengecualian yang lebih luas untuk keuangan terdesentralisasi (DeFi) serta persyaratan AML yang lemah menciptakan kerentanan. Nephew menyatakan bahwa pembekuan baru-baru ini lebih dari $1 miliar kripto Iran oleh Departemen Keuangan AS tidak akan mungkin dilakukan dengan pengecualian hukum DeFi yang diusulkan dalam RUU tersebut. Ia menambahkan bahwa RUU ini akan membuat bagian dari ekosistem kripto rentan terhadap eksploitasi oleh teroris, penghindar sanksi, penipu, dan aktor kejahatan lainnya di bawah kedok netralitas teknologi.

Kelompok lobi perbankan juga menentang RUU tersebut, awalnya mendorong penolakan terhadap legislasi itu karena imbal hasil yield stablecoin. Penolakan terbaru kelompok lobi tersebut kian dibingkai dengan narasi “keuangan ilegal”.

Penasihat Gedung Putih Mengkritik Sikap Warren

Penasihat Kripto Utama Gedung Putih Patrick Witt menanggapi Senator Warren dengan kritik terhadap penilaiannya. Witt berkomentar, “Saya ingin tahu seberapa berat kolega Anda akan menimbang saran Anda soal legislasi kripto setelah bencana kereta yang baru saja Anda atur di Maine.” Komentarnya merujuk pada dukungan Warren terhadap Graham Platner untuk kontestasi Senat Maine. Platner baru mundur dari perlombaan tersebut setelah skandal seksual yang dituduhkan.

RUU Menghadapi Ambang 60 Suara dan Pertanyaan Dukungan dari Partai Demokrat

RUU CLARITY membutuhkan 60 suara untuk lolos di Senat. Jika semua 53 Republikan mendukung RUU tersebut pada pemungutan suara lantai Senat, mereka tetap memerlukan tujuh Demokrat untuk mencapai ambang batas. Sebagian Demokrat pro-kripto telah menyatakan akan menahan dukungan jika kekhawatiran etika tidak ditangani. Kekhawatiran itu mencakup keuntungan kripto Presiden Donald Trump senilai $1,4 miliar.

Pasal 604 Memicu Tanggapan Beragam dari Legislator

Pasal 604, yang memberikan pengecualian DeFi, telah mendapat dukungan dari sebagian Demokrat termasuk Senator Ron Wyden. Wyden, yang menjadi co-sponsor Pasal 604 bersama Senator Cynthia Lummis, menyatakan ketentuan itu akan memungkinkan Departemen Kehakiman mengejar aktor-aktor yang melakukan kejahatan ilegal sekaligus melindungi pengembang perangkat lunak non-kustodian. Beberapa kelompok penegak hukum kini mendukung ketentuan tersebut setelah pembicaraan baru-baru ini.

Dengan jadwal Senat yang menyusut, peluang RUU itu untuk disahkan turun menjadi 45%. Industri khawatir kegagalan mengesahkan RUU tersebut sebelum masa reses Agustus dapat mendorong peluang lain untuk regulasi kripto bipartisan hingga tahun 2030-an.

FAQ

Mengapa Senator Warren menentang RUU CLARITY?

Senator Warren menentang RUU CLARITY karena ia meyakini RUU tersebut, sebagaimana rancangan saat ini, akan memungkinkan penghindaran sanksi. Ia bersama mantan utusan Iran Richard Nephew telah mengangkat kekhawatiran tentang pengecualian DeFi dan persyaratan AML yang lemah, yang mereka nilai akan membuat pembekuan aset kripto ilegal mustahil dilakukan seperti yang dilakukan Kementerian Keuangan AS terhadap kripto Iran senilai lebih dari $1 miliar.

Berapa ambang batas suara yang diperlukan agar RUU CLARITY lolos?

RUU CLARITY membutuhkan 60 suara untuk lolos di Senat. Dengan seluruh 53 Republikan diharapkan mendukung RUU tersebut, dibutuhkan tujuh Demokrat untuk mencapai ambang batas. Sebagian Demokrat pro-kripto telah menyatakan akan menahan dukungan kecuali kekhawatiran etika ditangani.

Apa yang terjadi jika RUU CLARITY tidak lolos sebelum masa reses Agustus?

Industri kripto khawatir kegagalan mengesahkan RUU tersebut sebelum masa reses Agustus dapat menunda peluang lain untuk regulasi kripto bipartisan hingga tahun 2030-an. Peluang pengesahan RUU itu telah turun menjadi 45% seiring jadwal Senat yang mengecil.

Penafian: Informasi di halaman ini mungkin berasal dari sumber pihak ketiga dan hanya untuk referensi. Ini tidak mewakili pandangan atau pendapat Gate dan bukan merupakan nasihat keuangan, investasi, atau hukum. Perdagangan aset virtual melibatkan risiko tinggi. Mohon jangan hanya mengandalkan informasi di halaman ini saat membuat keputusan. Untuk detailnya, lihat Penafian.
Komentar
0/400
Tidak ada komentar