Kurs tukar USD-JPY turun 0,16% menjadi 163,589 yen pada pukul 1:44 siang pada 27 Mei di pasar mata uang Tokyo, menurut Yonhap Infomax. Penurunan itu terjadi setelah meningkatnya ekspektasi bahwa ketegangan terkait situasi di Timur Tengah akan mereda. The New York Times melaporkan pada 25 Mei (waktu setempat) bahwa Presiden AS Donald Trump berencana menunda serangan skala besar ke Iran yang sedang dipertimbangkan, sementara Iran menyatakan akan menahan diri dari serangan selama penghentian AS tersebut berlanjut. Pelaku pasar menutup posisi pembelian dolar dan penjualan yen yang terkumpul di tengah permintaan safe haven, menyusul perkiraan jeda pertukaran militer antara kedua negara.
Trump Menunda Rencana Serangan ke Iran, Menurut Laporan NYT
Pasangan USD-JPY dibuka pada kisaran 163,8 yen dan turun pada awal perdagangan, memperpanjang penurunan sepanjang sesi. The New York Times melaporkan pada 25 Mei (waktu setempat) bahwa Presiden Trump akan menunda serangan skala besar ke Iran yang sedang ia pertimbangkan. Iran juga mengumumkan bahwa pihaknya akan menahan diri dari serangan selama penghentian AS terus berlanjut. Pelaku pasar mulai membongkar posisi pembelian dolar dan penjualan yen yang terkumpul selama permintaan safe haven.
Futures Minyak Mentah WTI Turun Hampir 7% di Pasar Asia
Penurunan laju kenaikan harga minyak mendukung penguatan yen. Futures minyak mentah West Texas Intermediate (WTI) di pasar Asia turun hampir 7% dari sesi sebelumnya, sempat jatuh ke kisaran sekitar $83 per barel.
Permintaan Importir Jepang Membatasi Kenaikan Yen di Level 163,455
Apresiasi yen lanjutan tetap terbatas. Pasangan USD-JPY mencatat titik terendah intrahari 163,455 yen sebelum sisi bawah dibatasi. Permintaan penjualan yen dan pembelian dolar dari perusahaan importir Jepang menjelang penyelesaian penetapan tingkat referensi sekitar pukul 10 pagi memengaruhi nilai tukar.
PM Takaichi: Nilai Tukar Ditentukan oleh Pasar
Perdana Menteri Jepang Sanae Takaichi tampil di hadapan parlemen pada pagi hari 27 Mei dan ditanya oleh seorang anggota parlemen dari kubu oposisi apakah pelemahan yen baru-baru ini mungkin disebabkan sikap pemerintah yang berhati-hati terhadap rencana kenaikan suku bunga Bank of Japan. Takaichi menjawab bahwa "nilai tukar bergerak berdasarkan berbagai faktor dan ditentukan oleh pasar." Ia menambahkan bahwa "sulit untuk menilai dampak langsung dari satu faktor spesifik terhadap nilai tukar." Pernyataan tersebut berdampak minimal pada pasar.
Kurs EUR-JPY naik 0,13% menjadi 186,54 yen, kurs EUR-USD meningkat 0,32% menjadi 1,14038 dolar, dan indeks dolar turun 0,25% menjadi 101,205.
FAQ
Apa yang menyebabkan kurs USD-JPY turun pada 27 Mei?
USD-JPY turun 0,16% menjadi 163,589 yen pada 27 Mei karena meredanya ketegangan Timur Tengah. The New York Times melaporkan pada 25 Mei bahwa Presiden Trump berencana menunda serangan skala besar ke Iran, sementara Iran menyatakan akan menahan diri dari serangan selama penghentian AS. Pelaku pasar membongkar posisi dolar safe haven sebagai respons.
Bagaimana pergerakan harga minyak di pasar Asia pada 27 Mei?
Futures minyak mentah West Texas Intermediate di pasar Asia turun hampir 7% dari sesi sebelumnya, sempat jatuh ke kisaran awal $83 per barel. Penurunan harga minyak mendukung penguatan yen terhadap dolar.
Apa yang dikatakan Perdana Menteri Jepang Takaichi tentang pelemahan yen?
Perdana Menteri Sanae Takaichi menyatakan di parlemen pada 27 Mei bahwa nilai tukar bergerak berdasarkan berbagai faktor dan ditentukan oleh pasar. Ia menambahkan bahwa ketika diminta menilai pelemahan yen baru-baru ini, sulit untuk menentukan dampak langsung dari satu faktor spesifik terhadap nilai tukar.