Menurut analis Goldman Sachs Mark Wilson, faktor momentum saham teknologi AS anjlok 40% minggu ini—penurunan tercepat dan terdalam yang tercatat—didorong oleh posisi yang terlalu ramai dan leverage yang terkonsentrasi, bukan karena memburuknya fundamental. Indeks KOSPI Korea Selatan turun 27%, saham AI AS melemah 25%, dan saham chip memori global turun 36% selama periode yang sama.
Risiko struktur pasar tetap akut: volatilitas saham individual telah mencapai level tertinggi sepanjang masa dibandingkan indeks yang lebih luas, sementara posisi leverage dalam strategi momentum tetap tinggi meski drawdown tajam. Wilson memperkirakan proses likuidasi paksa sudah mendekati penyelesaian, tetapi memperingatkan adanya katalis jangka pendek yang membatasi ruang lingkup pembalikan saat pasar memasuki jeda musim panas.