Badan Intelijen AS Menilai Dampak Terbatas dari Serangan Iran yang Baru

Menurut jurnalis intelijen AS John Hudson, lembaga-lembaga intelijen AS menilai kemarin (21 Juli) bahwa serangan militer baru terhadap Iran kemungkinan berdampak terbatas dan gagal melunakkan sikap negosiasi Teheran. Pejabat saat ini dan mantan pejabat mengatakan bahwa serangan tersebut kemungkinan tidak akan menghasilkan efek yang signifikan pada Iran. Analis intelijen mencatat bahwa Teheran dan Washington terjebak dalam kebuntuan yang tak berujung antara perang dan damai, dengan tindakan permusuhan yang kian mematikan di antara kedua negara.
Penafian: Informasi di halaman ini mungkin berasal dari sumber pihak ketiga dan hanya untuk referensi. Ini tidak mewakili pandangan atau pendapat Gate dan bukan merupakan nasihat keuangan, investasi, atau hukum. Perdagangan aset virtual melibatkan risiko tinggi. Mohon jangan hanya mengandalkan informasi di halaman ini saat membuat keputusan. Untuk detailnya, lihat Penafian.
Komentar
0/400
Tidak ada komentar