Menurut CNN, anggota parlemen AS berselisih pada 1 Mei mengenai apakah tenggat 60 hari Resolusi War Powers telah tercapai dalam konflik Iran. Beberapa anggota berpendapat hitungan dimulai pada 2 Maret, ketika Presiden Trump memberi tahu Kongres tentang operasi militer yang bermusuhan. Namun, Menteri Pertahanan Pete Hegseth berpendapat bahwa gencatan senjata yang masih berlangsung berarti hitung mundur berhenti. Senator Adam Schiff membalas bahwa gencatan senjata tidak menghentikan hitung mundur dan menyatakan aksi militer tersebut tidak sah sejak awal. Sementara itu, beberapa senator Partai Republik, termasuk Lisa Murkowski, mengancam akan mengajukan rancangan Authorization for Use of Military Force (AUMF) jika Gedung Putih gagal menyajikan rencana yang kredibel pada minggu berikutnya.