Pada 28 Mei (waktu setempat), Presiden AS Donald Trump mengancam bahwa ia bisa menghancurkan pembangkit listrik dan jembatan di Iran jika negara itu tidak mencapai kesepakatan. Dalam sebuah wawancara dengan Fox News, Trump memperingatkan bahwa jembatan-jembatan besar bisa menghilang dalam waktu kurang dari dua jam dan pembangkit listrik bisa dicopot dalam waktu satu hari jika Iran menolak untuk menyetujui persyaratan. Ancaman itu muncul di tengah ketegangan yang terus berlanjut terkait program nuklir Iran, dengan Trump menekankan kemampuan militer AS dan kendalinya atas target infrastruktur strategis.
Trump Mengancam Penghancuran Infrastruktur Iran
Trump mengatakan dalam wawancara dengan Fox News bahwa serangan-serangan AS sebelumnya akan membutuhkan waktu bertahun-tahun bagi Iran untuk membangunnya kembali. “Kalau saya kembali dan menyelesaikan jembatan-jembatan seperti yang diinginkan beberapa orang, mereka akan butuh waktu 10 tahun untuk membangun bahkan satu jembatan,” kata Trump. Ia menambahkan bahwa AS saat ini berada dalam posisi yang “sangat kuat” dan bahwa Iran tahu bahwa ia akan menindaklanjutinya jika mereka tidak setuju.
Trump secara khusus memperingatkan soal tenggat waktu penghancuran infrastruktur: “Jembatan-jembatan itu akan menghilang. Secara harfiah, sebagian besar jembatan-jembatan utama akan lenyap dalam waktu kurang dari dua jam, dan pembangkit listrik akan dicopot dalam waktu satu hari.” Namun, ia juga mengatakan, “Tapi kalau saya bisa menghindari itu, saya ingin melakukannya,” sambil menegaskan bahwa pembangkit listrik adalah yang paling sulit dibangun dan jembatan membutuhkan waktu paling lama.
AS Mengklaim Kendali atas Selat Hormuz
Mengenai Selat Hormuz, Trump mengklaim, “Sekarang kita sedang melakukan blokade terhadapnya, dan hanya kapal-kapal yang kita inginkan untuk lewat yang melewati sana.” Ia menyatakan bahwa Iran tidak mengendalikan selat itu, dengan mengatakan, “Kita mengendalikan selat tersebut.”
Trump mengakui kemungkinan langkah balasan dari Iran, dengan mengatakan, “Tentu saja, Iran bisa memasang beberapa ranjau dan mengacaukan semuanya. Tapi kita mengendalikan selat itu.”
Trump Memperingatkan Target Lokasi Nuklir Pickaxe Mountain
Trump membahas Pickaxe Mountain, yang diyakini menjadi tempat penggilingan/centrifuge nuklir Iran, dengan mengatakan, “Kita memusatkan peralatan pengawasan terbaik di dunia di sana.” Ia mengklaim mengetahui dengan pasti apa yang terjadi di Pickaxe Mountain dan menilainya sebagai “masalah yang tidak besar”.
“Kami telah menghapus fasilitas nuklir mereka, dan jika kesepakatan tidak tercapai, kami juga harus menghapus Pickaxe Mountain,” kata Trump. Ia menekankan, “Kalau kita tidak mencapai kesepakatan, kita akan menghapusnya dengan sangat mudah.”
Trump Menegaskan Iran Sudah Menyetujui Pembatasan Nuklir
Trump menyatakan bahwa pembicaraan dengan Iran “sepenuhnya tentang isu nuklir. Karena mereka tidak seharusnya pernah memiliki senjata nuklir.” Ini bertentangan dengan klaim Iran bahwa isu nuklir tidak pernah dibahas.
Trump berkata, “Mereka tidak seharusnya punya senjata nuklir. Itu sangat sederhana. Dan pada dasarnya mereka sudah menyetujui hal itu.” Ia menambahkan, “Sekarang yang perlu kita lakukan adalah meresmikannya. Mereka sudah menyetujui hal itu.”
FAQ
Infrastruktur apa yang diancam Trump untuk dihancurkan di Iran?
Trump mengancam akan menghancurkan jembatan-jembatan dan pembangkit listrik Iran pada 28 Mei (waktu setempat) jika Iran tidak mencapai kesepakatan. Ia mengatakan bahwa jembatan-jembatan utama bisa dihancurkan dalam waktu kurang dari dua jam dan pembangkit listrik bisa dicopot dalam waktu satu hari.
Apa yang dikatakan Trump tentang Selat Hormuz?
Trump mengklaim AS sedang melakukan blokade terhadap Selat Hormuz dan hanya kapal-kapal yang AS ingin lewat yang benar-benar melewati sana. Ia menyatakan bahwa AS, bukan Iran, mengendalikan selat itu, meski ia mengakui Iran bisa memasang ranjau untuk mengganggu jalur pelayaran.