Menurut E Daily, pada 8 Juli, Presiden AS Donald Trump menyatakan gencatan senjata dengan Iran secara efektif berakhir dan menyarankan serangan militer tambahan selama KTT NATO di Ankara. Trump mengatakan, "Gencatan senjata sudah berakhir, saya rasa," dan menambahkan, "Kami menarget mereka dengan sangat keras tadi malam, dan kemungkinan besar akan menarget mereka lagi malam ini," menandakan langkah militer lebih lanjut. Komentar tersebut menyusul serangan udara AS di Selat Hormuz sebagai balasan atas serangan terhadap tiga kapal komersial dan pencabutan pengecualian sanksi terhadap penjualan minyak Iran.
Harga minyak internasional melonjak tajam akibat ketegangan di Timur Tengah. Minyak mentah Brent mencapai 78,19 dolar AS per barel, naik 5,43%, sementara West Texas Intermediate AS naik 4,37% menjadi 73,52 dolar AS per barel. Lonjakan ini memicu kekhawatiran inflasi dan memperkuat harapan akan kenaikan suku bunga Federal Reserve lebih lanjut hingga Oktober. Di Wall Street, Dow Jones turun 1,09% menjadi 52.348,39, dan S&P 500 menurun 0,28% menjadi 7.482,71, sementara Nasdaq naik 0,2% menjadi 25.870,65 karena saham semikonduktor pulih.