
Bitmine(BMNR)pada 13 April secara resmi menyelesaikan konversi papan perdagangan (transfer listing), berpindah dari papan Amerika di NYSE American menjadi terdaftar dan diperdagangkan di papan utama NYSE, serta bersamaan mengumumkan bahwa jumlah otorisasi program pembelian kembali saham (stock repurchase) akan ditingkatkan dari 1 miliar dolar AS menjadi 4 miliar dolar AS. Tom Lee, Ketua Dewan Bitmine sekaligus Co-founder Fundstrat, mengatakan bahwa seiring tercapainya perjanjian gencatan senjata antara AS dan Iran, kemungkinan besar pasar saham AS telah mencapai titik terendah, dan tekanan jual terhadap ether (ETH) juga telah berkurang secara signifikan.
Bitmine masuk ke papan utama NYSE, yang menandai bahwa perusahaan penyimpan cadangan ETH ini secara resmi memasuki pasar modal arus utama dengan likuiditas lebih tinggi dan cakupan investor institusi yang lebih luas. Dalam pernyataannya, Tom Lee menegaskan: “Hari ini Bitmine mendarat di papan utama NYSE adalah tonggak penting dalam sejarah perkembangan perusahaan. NYSE adalah bursa dengan reputasi paling tinggi dan bersejarah panjang di dunia.”
Namun, di luar tonggak tersebut, realitas harga saham tetap berat. Sejak lonjakan “saham cadangan kripto” mencapai puncaknya pada musim panas tahun lalu, harga saham Bitmine telah turun sekitar 90% secara kumulatif dari titik tertinggi. Pada hari transfer papan, pada perdagangan pagi hari, saham kembali turun 2,8%. Untuk itu, perusahaan menaikkan batas otorisasi rencana pembelian kembali saham dari 1 miliar dolar AS menjadi 4 miliar dolar AS, berupaya menopang kepercayaan pasar dan performa harga saham melalui komitmen pembelian kembali yang besar.
Analisis terbaru Tom Lee berjalan melalui dua jalur utama. Dari sisi geopolitik, tercapainya perjanjian gencatan senjata AS-Iran selama dua minggu dipandang sebagai pemicu kunci, menunjukkan bahwa risiko geopolitik yang sebelumnya mendominasi sentimen pasar telah mengalami peredaan yang nyata. Akibatnya, indeks berjangka saham bergerak menguat, sementara bitcoin baru-baru ini menembus kuat 72.000 dolar AS, menandakan kembalinya sentimen “risk-on” secara keseluruhan. Tom Lee berpendapat bahwa sinyal-sinyal di atas bersama-sama mengarah pada kemungkinan bahwa saham AS telah menyentuh dasar.
Dari sisi fundamental ether, arus dana ke ETH ETF terus tercatat masuk, ditambah dengan aktivitas staking di rantai yang jelas meningkat, sehingga tekanan jual di pasar berkurang secara signifikan. Dua faktor ini bersama-sama membentuk kabar baik menengah- hingga jangka-panjang bagi ether, dan bagi Bitmine yang memegang posisi ETH terbesar yang diketahui di bursa publik global, artinya langsung dan sangat nyata.
Bitmine saat ini memegang sekitar 4,8 juta token ETH, setara dengan 3,98% dari total pasokan ether global, dan terus mendorong target strategi jangka panjang “Alchemy of 5%”. Berdasarkan estimasi, setiap kali harga ETH naik 1%, nilai aset di pembukuan Bitmine akan meningkat sekitar 1 miliar dolar AS, sehingga kinerja keuangan perusahaan berkorelasi sangat positif dengan harga pasar ETH.
Kepemilikan ETH: sekitar 4,8 juta token, 3,98% dari total pasokan ETH global
Target Strategis: jadikan “5% Alchemy of 5%” sebagai target jangka panjang untuk holding
Otorisasi Pembelian Kembali: dari 1 miliar dolar AS ditingkatkan menjadi 4 miliar dolar AS, sebagai salah satu rencana pembelian kembali terbesar di saham AS tahun ini
Peningkatan Pencatatan: 13 April resmi berpindah dari NYSE American ke NYSE papan utama
Efek Leverage ETH: setiap ETH naik 1%, aset tercatat perusahaan bertambah sekitar 1 miliar dolar AS
Tom Lee menyebutkan bahwa tercapainya perjanjian gencatan senjata AS-Iran selama dua minggu secara besar-besaran meredakan risiko geopolitik yang sebelumnya mendominasi sentimen pasar. Indeks berjangka saham menguat dan bitcoin menembus 72.000 dolar AS, yang semuanya mencerminkan kembalinya sentimen “risk-on” secara struktural. Itu menjadi dasar penilaian bahwa saham AS kemungkinan telah menyelesaikan konfirmasi bagian bawah (bottom).
Harga saham telah turun sekitar 90% dari puncak tahun lalu. Hanya dengan peningkatan status listing saja tidak cukup untuk segera mengangkat harga saham. Otorisasi pembelian kembali senilai 4 miliar dolar AS menyampaikan kepada pasar bahwa perusahaan percaya terhadap nilai asetnya sendiri, sekaligus juga menjadi mekanisme “penyangga” untuk menghadapi penurunan yang berkelanjutan—dan menjadi salah satu rencana pembelian kembali terbesar di pasar modal AS tahun ini.
Skala kepemilikan ini membuat Bitmine menjadi salah satu pemegang ETH perusahaan publik terbesar saat ini. Setiap fluktuasi harga ETH di pasar akan secara langsung dan besar memengaruhi neraca aset-liabilitas perusahaan. Setiap kali ETH naik 1% akan membawa peningkatan nilai tercatat sekitar 1 miliar dolar AS, sehingga arah laba-rugi perusahaan sangat terikat pada pergerakan pasar ether.