The Federal Reserve mempertahankan suku bunga tidak berubah, Bitcoin tertekan mendekati 70.000 dolar, konflik Iran meningkatkan ketidakpastian pasar

BTC-2,81%
ETH-2,96%

Berita Gate News, pada 19 Maret, Federal Reserve mempertahankan suku bunga acuan pada 3,50% hingga 3,75%, sesuai dengan ekspektasi pasar. Hasil voting adalah 11 banding 1, dengan satu-satunya suara menentang berasal dari Stephen Milan, yang mendukung pemotongan suku bunga sebesar 25 basis poin. Federal Reserve menyatakan ketidakpastian yang disebabkan oleh konflik Amerika Serikat-Iran, serta lonjakan harga minyak baru-baru ini yang mendekati 100 dolar per barel, menjadi faktor penting dalam pengambilan keputusan ini.

Ketua Federal Reserve Powell menyatakan bahwa dampak jangka pendek dari situasi di Timur Tengah terhadap ekonomi AS masih belum pasti. Kenaikan harga energi dapat mendorong inflasi secara keseluruhan, tetapi durasi dan cakupannya masih sulit dipastikan. Ia menegaskan bahwa aktivitas ekonomi AS tumbuh secara stabil, pengeluaran konsumen kuat, investasi perusahaan tetap meningkat, tetapi tanda-tanda kelemahan muncul di pasar properti dan pasar tenaga kerja. Federal Reserve menaikkan perkiraan inflasi untuk 2026 menjadi 2,7%, dan memperkirakan akan turun kembali ke 2,2% pada 2027.

Respon pasar terhadap keputusan Federal Reserve cukup jelas. Harga Bitcoin turun ke sekitar 70.000 dolar AS, dengan penurunan harian sebesar 5,13%, sementara indeks Nasdaq dan S&P 500 keduanya turun sebesar 0,55%. Imbal hasil obligasi pemerintah AS jangka 10 tahun sedikit meningkat menjadi 4,21%. Lingkungan suku bunga tinggi biasanya mendorong dana mengalir ke aset yang lebih aman, sementara suku bunga rendah mendukung aset risiko seperti Bitcoin, Ethereum, dan saham. Grafik titik (dot plot) Federal Reserve menunjukkan bahwa diperkirakan akan ada satu kali pemotongan suku bunga sebesar 25 basis poin pada 2026, dan satu kali lagi pada 2027.

Pendapat analis menunjukkan pasar bersikap hati-hati. Arthur Hayes menyatakan bahwa dia cenderung menunggu setelah Federal Reserve memangkas suku bunga sebelum menambah kepemilikan Bitcoin, dan percaya bahwa perang Iran mungkin mendorong pelonggaran kebijakan moneter untuk mendukung pengeluaran militer. Ekonom makro Lyn Alden menunjukkan bahwa Federal Reserve telah memasuki fase “pencetakan uang secara bertahap,” yang secara perlahan mendorong kenaikan harga aset.

Secara keseluruhan, Federal Reserve menghadapi tekanan dalam menjaga stabilitas harga sekaligus mencapai target maksimalisasi lapangan kerja. Powell menegaskan akan terus memantau perkembangan situasi di Timur Tengah untuk memutuskan apakah akan mengambil langkah kebijakan moneter lebih lanjut.

Lihat Asli
Penafian: Informasi di halaman ini dapat berasal dari pihak ketiga dan tidak mewakili pandangan atau opini Gate. Konten yang ditampilkan hanya untuk tujuan referensi dan bukan merupakan nasihat keuangan, investasi, atau hukum. Gate tidak menjamin keakuratan maupun kelengkapan informasi dan tidak bertanggung jawab atas kerugian apa pun yang timbul akibat penggunaan informasi ini. Investasi aset virtual memiliki risiko tinggi dan rentan terhadap volatilitas harga yang signifikan. Anda dapat kehilangan seluruh modal yang diinvestasikan. Harap pahami sepenuhnya risiko yang terkait dan buat keputusan secara bijak berdasarkan kondisi keuangan serta toleransi risiko Anda sendiri. Untuk detail lebih lanjut, silakan merujuk ke Penafian.
Komentar
0/400
Tidak ada komentar