Tether telah mengambil langkah besar dengan menunjuk KPMG untuk mengaudit cadangan USDT sebesar $185 miliar. Langkah ini diambil saat perusahaan bersiap untuk ekspansi di Amerika Serikat dan bertujuan untuk memperkuat transparansi seputar posisinya secara finansial.
Tether telah memilih KPMG untuk melakukan audit laporan keuangan penuh pertamanya. Audit ini akan mencakup cadangan USDT sebesar $185 miliar. Ini menandai pergeseran dari praktik pelaporan sebelumnya.
Perusahaan telah mengandalkan pernyataan bulanan dari BDO Italia. Laporan ini mengonfirmasi dukungan cadangan pada titik waktu tertentu. Namun, mereka tidak memberikan tinjauan penuh tentang sistem dan kontrol keuangan.
Tether telah memilih KPMG untuk melakukan audit penuh atas cadangan USDT-nya yang sekitar $185 miliar dan menyewa PwC untuk mempersiapkan sistem internalnya. Langkah ini diambil saat Tether merencanakan ekspansi di AS dan berusaha mengumpulkan $15–20 miliar di tengah kekhawatiran investor terkait harga dan regulasi… pic.twitter.com/4VG5zN0Bx5
— Wu Blockchain (@WuBlockchain) 27 Maret 2026
KPMG sekarang akan meninjau aset, kewajiban, dan sistem internal. Audit ini juga akan memeriksa proses pelaporan dan pengungkapan keuangan. Langkah ini menempatkan Tether di bawah tinjauan eksternal yang lebih mendalam.
CEO Tether, Paolo Ardoino, mengatakan, “Kepercayaan dibangun ketika lembaga bersedia membuka diri sepenuhnya untuk diawasi.” Dia menambahkan bahwa audit ini mencerminkan tahun-tahun persiapan internal.
Tether juga telah menyewa PwC untuk mendukung kesiapan audit. Firma ini akan membantu mempersiapkan sistem internal sebelum tinjauan KPMG dimulai. Ini termasuk meninjau kontrol dan struktur pelaporan.
🔥 @Tether menyewa @KPMG untuk melakukan audit atas cadangan USDT-nya#Tether telah menunjuk #KPMG untuk melakukan audit penuh atas cadangan USDT-nya, menandai pergeseran signifikan dari pernyataan triwulanan yang telah diandalkan selama bertahun-tahun. Audit ini akan mencakup laporan keuangan Tether… pic.twitter.com/nonY1t9nzE
— PHOENIX – Crypto News & Analytics (@pnxgrp) 27 Maret 2026
Peran PwC difokuskan pada perbaikan proses di dalam perusahaan. Pembaruan ini bertujuan untuk menyelaraskan Tether dengan standar keuangan global. Persiapan diharapkan mendukung proses audit yang lebih lancar.
Keterlibatan dua firma Big Four menunjukkan pendekatan yang terstruktur. Tether bekerja untuk memastikan sistemnya memenuhi persyaratan yang ketat. Langkah ini diambil saat perusahaan menghadapi perhatian yang meningkat dari regulator dan investor.
Perusahaan sebelumnya telah mengonfirmasi bahwa mereka telah melibatkan firma Big Four. Laporan kemudian mengidentifikasi KPMG sebagai auditor yang dipilih. Penambahan PwC memberikan dukungan lebih lanjut untuk proses ini.
Upaya audit ini terkait dengan rencana Tether untuk ekspansi di Amerika Serikat. Perusahaan berusaha untuk memperkuat keberadaannya di pasar yang diatur. Transparansi yang lebih besar dapat mendukung upaya ini.
Tether juga telah menjajaki penggalangan modal untuk mendukung pertumbuhannya. Diskusi sebelumnya menyebutkan target antara $15 miliar dan $20 miliar. Pembaruan terbaru menunjukkan angka yang lebih rendah sekitar $5 miliar.
Target penggalangan dana yang direvisi ini muncul setelah kekhawatiran investor. Kekhawatiran ini mencakup risiko harga dan regulasi yang terkait dengan stablecoin. Perusahaan sedang menyesuaikan strateginya sebagai respons.
Tether melaporkan sekitar $10 miliar dalam laba tahun lalu menurut pernyataan tahunan terbarunya dari firma akuntansi independen BDO. Kinerja keuangan ini mendukung rencana ekspansinya. Audit ini dapat membantu membangun kepercayaan di antara calon investor.
Laporan sebelumnya dari Tether didasarkan pada pernyataan bulanan dari BDO Italia. Ini mengonfirmasi bahwa cadangan sesuai dengan token yang diterbitkan pada waktu tertentu. Mereka tidak menilai operasi keuangan secara penuh.
Audit yang akan datang akan mencakup tinjauan yang lebih luas terhadap laporan keuangan. Ini juga akan menilai kontrol internal dan sistem pelaporan secara mendetail. Ini memberikan tingkat verifikasi yang lebih dalam.
Selain itu, proses ini diharapkan membawa lebih banyak kejelasan dalam manajemen cadangan. Ini juga akan menunjukkan bagaimana aset dan kewajiban disusun. Pendekatan ini mengikuti standar yang digunakan dalam keuangan global.
Perubahan ini mencerminkan upaya Tether untuk memenuhi ekspektasi pelaporan yang lebih tinggi. Perusahaan sedang menyelaraskan praktiknya dengan metode tinjauan keuangan yang sudah mapan.