Theo Financial Times, Tether telah menyewa KPMG untuk melakukan audit laporan keuangan lengkap pertama USDT, sekaligus berkolaborasi dengan PwC untuk meningkatkan sistem internal. Langkah ini diambil setelah bertahun-tahun Tether hanya menyediakan laporan konfirmasi cadangan berkala dari BDO Italia.
Rencana audit komprehensif dianggap sebagai persiapan untuk ambisi penggalangan dana besar dan ekspansi ke pasar AS di bawah kerangka hukum baru dari GENIUS Act. Dengan sekitar 185 miliar USD beredar, USDT saat ini adalah stablecoin terbesar di pasar.
Audit KPMG diperkirakan akan mencakup semua aset, kewajiban, dan sistem kontrol internal. Namun, Tether belum mengumumkan kapan penyelesaiannya. Sebelumnya, perusahaan pernah dijatuhi sanksi oleh Commodity Futures Trading Commission dan mencapai kesepakatan dengan Jaksa Agung New York terkait masalah transparansi cadangan.
