Suriah Mencari Perjanjian Keamanan dengan Israel, dengan Syarat Mengakui Kedaulatan Dataran Tinggi Golan, 26 Juli

Dalam sebuah wawancara yang disiarkan Al Jazeera pada 26 Juli, Presiden pemerintahan transisi Suriah, Ahmad Al-Sharaa, mengatakan bahwa Suriah ingin menjalin perjanjian keamanan dengan Israel, dengan syarat tidak mengorbankan kedaulatan Suriah atas Dataran Tinggi Golan. Sharaa menyatakan bahwa tercapainya perjanjian seperti itu akan membantu Suriah menghindari konflik dengan Israel serta menjadi landasan bagi penyelesaian yang lebih luas.
Penafian: Informasi di halaman ini mungkin berasal dari sumber pihak ketiga dan hanya untuk referensi. Ini tidak mewakili pandangan atau pendapat Gate dan bukan merupakan nasihat keuangan, investasi, atau hukum. Perdagangan aset virtual melibatkan risiko tinggi. Mohon jangan hanya mengandalkan informasi di halaman ini saat membuat keputusan. Untuk detailnya, lihat Penafian.
Komentar
0/400
Tidak ada komentar