SpaceX Menyelesaikan Penerbangan Uji Starship Setelah IPO Pertamanya pada 24 Mei

SPCX-2,71%
Key Takeaways
  • SpaceX menyelesaikan penerbangan uji Starship ke-13 pada 24 Mei dari Texas setelah penundaan pasca-IPO.
  • SpaceX berhasil meluncurkan 20 satelit Starlink V3 generasi berikutnya dengan keluaran daya dua kali lipat dibanding sebelumnya.
  • Starship berhasil melakukan soft splashdown di Samudra Hindia untuk pertama kalinya dengan pelindung panas tetap tidak rusak.

SpaceX melakukan penerbangan uji ke-13 sistem peluncuran Starship pada 24 Mei (waktu setempat) dari lokasi peluncuran Starbase di Texas. Penerbangan tersebut menandai peluncuran pertama perusahaan sejak menyelesaikan penawaran umum perdana (IPO) awal bulan lalu, setelah ditunda dua kali dari tanggal 16 Mei yang semula dijadwalkan. Uji coba ini melibatkan model Starship V3 terbaru dan berhasil menempatkan 20 satelit Starlink V3 generasi berikutnya ke orbit, meski pendaratan pendorong Super Heavy tidak sempurna setelah hanya sebagian mesin berhasil menyala kembali. Saham SpaceX telah turun dalam empat dari lima minggu terakhir, turun sekitar 43% dari harga penutupan pada 16 Juni.

Pendorong Super Heavy Terpisah Setelah 2 Menit, Starship Mencapai Soft Splashdown

Menurut CNBC, pendorong Super Heavy terpisah dari tahap atas sekitar 2 menit setelah peluncuran dan mendarat di permukaan di Teluk Meksiko. SpaceX menyatakan dalam pernyataan pascapenerbangan bahwa perusahaan "mencoba menyalakan kembali mesin untuk manuver pembakaran saat pendaratan, tetapi hanya beberapa mesin yang berhasil menyala, sehingga menghasilkan pendaratan yang tidak sempurna." Pesawat luar angkasa Starship mencapai soft splashdown di Samudra Hindia. Perusahaan menjelaskan bahwa "pesawat mendarat dalam kondisi utuh di Samudra Hindia, menandai pertama kalinya kami mengonfirmasi pelindung panas tetap tidak rusak." Sekitar 18 menit setelah peluncuran, SpaceX berhasil menempatkan 20 satelit Starlink V3 generasi berikutnya ke orbit. Ini merupakan pengujian penerbangan pertama untuk satelit Starlink V3, yang dirancang untuk terbakar habis di atmosfer sekitar 20 menit setelah menyelesaikan misinya.

Satelit Starlink V3 Menghasilkan Daya Dua Kali Generasi Sebelumnya

Satelit Starlink V3 berukuran lebih besar dan menawarkan peningkatan performa dibanding model sebelumnya. SpaceX menjelaskan bahwa satelit dilengkapi panel surya yang menghasilkan sekitar dua kali lebih banyak daya dibanding generasi sebelumnya. Perusahaan juga sedang mengejar rencana untuk meluncurkan satelit Starmind untuk digunakan sebagai pusat data berbasis orbit.

Saham SpaceX Turun 43% dari Harga Penutupan 16 Juni

Saham SpaceX turun secara mingguan dalam empat dari lima minggu terakhir. Harga saham turun sekitar 43% dibanding harga penutupan yang tercatat pada 16 Juni. Tim Farrar dari TMF Associates, perusahaan konsultan industri satelit, menilai bahwa "meski penerbangan uji ini jelas mewakili kemajuan dalam pengembangan Starship, sistem ini masih jauh dari tahap untuk dengan cepat menggunakan kembali seluruh kendaraan peluncuran."

FAQ

Apa yang diluncurkan SpaceX pada 24 Mei?

SpaceX melakukan penerbangan uji ke-13 sistem peluncuran Starship pada 24 Mei (waktu setempat) dari lokasi peluncuran Starbase di Texas, menandai peluncuran pertama sejak perusahaan menyelesaikan penawaran umum perdana (IPO) awal bulan lalu.

Bagaimana kinerja Saham SpaceX belakangan ini?

Saham SpaceX turun secara mingguan dalam empat dari lima minggu terakhir, turun sekitar 43% dibanding harga penutupan yang tercatat pada 16 Juni.

Penafian: Informasi di halaman ini mungkin berasal dari sumber pihak ketiga dan hanya untuk referensi. Ini tidak mewakili pandangan atau pendapat Gate dan bukan merupakan nasihat keuangan, investasi, atau hukum. Perdagangan aset virtual melibatkan risiko tinggi. Mohon jangan hanya mengandalkan informasi di halaman ini saat membuat keputusan. Untuk detailnya, lihat Penafian.
Komentar
0/400
Tidak ada komentar