Menurut BlockBeats, pada Jumat 11 Juli, saham AS melonjak meski ketegangan geopolitik meningkat. S&P 500 mendekati rekor tertinggi, sementara perusahaan semikonduktor SK Hynix mengumpulkan $26,5 miliar dalam IPO-nya di AS, menandai IPO perusahaan asing terbesar dalam sejarah pasar saham Amerika. Reli ini terjadi setelah sepekan ketegangan AS-Iran yang memanas berakhir dengan gencatan senjata tiga pekan, mendorong harga minyak naik dan memunculkan kembali kekhawatiran inflasi.
Ke depan, para investor akan menyoroti rilis data makroekonomi pekan depan—termasuk CPI dan PPI Juni—serta kesaksian Ketua Federal Reserve Powell di depan Komite Jasa Keuangan DPR dan Komite Perbankan Senat. Pasar berharap ada kejelasan mengenai panduan suku bunga meski Powell baru-baru ini memberi sinyal pengurangan forward guidance.