Korea Selatan Meningkatkan Deposit Jaminan Leverage hingga 30 Juta Won, Investor Ritel Keberatan

Otoritas keuangan Korea Selatan mengumumkan persyaratan setoran yang lebih ketat untuk produk leveraged berbasis satu saham, efektif mulai bulan depan pada tanggal 5. Kebijakan baru menaikkan setoran kas minimum dari 10 juta won menjadi 30 juta won untuk membeli atau menambah posisi pada produk leveraged yang mencakup saham individual. Regulasi ini berlaku untuk saham Korea domestik maupun pasar luar negeri, dengan tujuan mengurangi panas berlebih di pasar dan melindungi investor. Investor ritel menyatakan penolakan keras, dengan alasan kebijakan tersebut menghilangkan kemampuan mereka untuk merespons saat pasar mengalami penurunan. Waktunya bertepatan dengan kerugian luas di kalangan pemegang produk leveraged di tengah kekhawatiran sektor semikonduktor yang memengaruhi pasar Korea.

Otoritas Keuangan Menaikkan Persyaratan Setoran Leverage Menjadi 30 Juta Won

Menurut otoritas keuangan pada tanggal 20, regulasi leverage yang diperketat untuk single-stock berlaku terlepas dari apakah produknya berasal dari dalam negeri atau luar negeri. Perubahan inti adalah kenaikan setoran dasar yang mulai berlaku bulan depan pada tanggal 5. Investor harus menyisakan 30 juta won dalam bentuk kas (naik dari 10 juta won) sebagai setoran dasar saat melakukan pembelian baru atau menambah posisi yang ada pada produk leveraged berbasis satu saham. Kebijakan ini secara efektif menaikkan hambatan masuk investasi, dengan investor individu menjadi target utama regulasi.

Investor Ritel Mengkritik Hilangnya Strategi Averaging-Down

Investor individu menyatakan penolakan paling kuat terhadap penguatan regulasi, dengan mengutip penghapusan opsi defensif. Seorang investor ritel mengatakan: "Apakah investor kecil yang tidak punya kas 30 juta won harus hanya menonton tanpa daya saat mengalami kerugian? Institusi dan investor asing bisa merespons dengan pembelian tambahan tergantung situasi, tapi kami bahkan tidak bisa average down lagi." Investor leveraged biasanya menggunakan strategi pembelian tambahan (averaging down) saat harga turun tajam untuk menurunkan harga beli rata-rata dan menambah jumlah, dengan tujuan memulihkan dana pokok saat reli di masa depan atau menghindari risiko likuidasi. Namun, dengan kondisi setoran dasar yang lebih ketat, investor yang tidak memiliki kas 30 juta won tidak punya opsi respons selain memangkas kerugian.

Penerapan regulasi pada periode ketika mayoritas absolut investor produk leveraged berbasis satu saham di pasar Korea mengalami kerugian karena kekhawatiran puncak semikonduktor telah memperbesar ketidakpuasan di kalangan investor kecil. Para kritikus menyoroti kontradiksi dalam menaikkan hambatan untuk trading jangka pendek, padahal investasi leveraged adalah produk yang sebagian besar ahli merekomendasikan hanya untuk penggunaan jangka pendek. Namun, sebagian pihak memperingatkan bahwa melakukan averaging down saat penurunan justru bisa meningkatkan besar kerugian. Seorang pejabat sektor keuangan menyatakan: "Sebagian investor memakai strategi dollar-cost averaging, tapi itu tidak tepat pada saat ini. Memangkas kerugian akan lebih baik. Ini sama saja dengan menuang air ke dalam kendi yang retak."

Investor Saham Luar Negeri Menghadapi Aturan Setoran yang Sama

Investor Korea yang berinvestasi pada saham AS juga menyatakan ketidakpuasan karena terdampak. Otoritas keuangan memutuskan menerapkan standar yang sama pada investasi di produk leveraged single-stock yang terdaftar di luar negeri, dengan mempertimbangkan kekhawatiran efek pembengkakan. Di komunitas daring untuk investasi saham AS, kritik terus berlanjut: "Kenapa mereka menyentuh produk leverage pasar AS yang dibiarkan saja saat mereka menciptakan masalah dengan membuat leverage single-stock domestik?"

FAQ

Berapa persyaratan setoran baru untuk produk leveraged saham Korea?

Mulai bulan depan pada tanggal 5, investor harus menyisakan 30 juta won dalam kas sebagai setoran dasar saat membeli atau menambah produk leveraged single-stock, naik dari persyaratan sebelumnya sebesar 10 juta won.

Apakah regulasi baru berlaku untuk produk leveraged luar negeri?

Ya, otoritas keuangan mengonfirmasi bahwa persyaratan setoran 30 juta won berlaku untuk produk leveraged saham Korea domestik maupun produk leveraged single-stock yang terdaftar di luar negeri, untuk mencegah efek pembengkakan.

Mengapa investor ritel menentang aturan leverage baru?

Investor ritel berpendapat persyaratan setoran yang lebih tinggi menghilangkan kemampuan mereka untuk melakukan averaging down posisi saat pasar turun, sehingga mereka tidak punya opsi defensif selain memangkas kerugian jika tidak memiliki 30 juta won dalam kas yang tersedia.

Penafian: Informasi di halaman ini mungkin berasal dari sumber pihak ketiga dan hanya untuk referensi. Ini tidak mewakili pandangan atau pendapat Gate dan bukan merupakan nasihat keuangan, investasi, atau hukum. Perdagangan aset virtual melibatkan risiko tinggi. Mohon jangan hanya mengandalkan informasi di halaman ini saat membuat keputusan. Untuk detailnya, lihat Penafian.
Komentar
0/400
Tidak ada komentar