Menurut Cube ICT Solutions, Afrika Selatan mengalami 3.219 pelanggaran data pada periode 2025/2026, yang merugikan ekonomi sebesar R141,96 miliar (1,81% dari PDB), berdasarkan angka yang dilaporkan kepada Regulator Informasi negara tersebut. Biaya rata-rata per pelanggaran data adalah R44,1 juta, menurut Laporan Biaya Pelanggaran Data IBM 2025.
CEO Cube ICT Solutions, Adriaan Venter, menyatakan bahwa sebagian besar pelanggaran berasal dari kesalahan manusia—database yang tidak aman, email yang salah arah, atau perangkat yang hilang—sehingga sebagian besar dapat dicegah melalui pelatihan kesadaran keamanan siber karyawan. Sumber daya yang dihabiskan untuk perbaikan pelanggaran merupakan kerugian ekonomi, bukan penciptaan kekayaan, katanya.