Badan Ilmu Pengetahuan, Teknologi, dan Penelitian Singapura (A*STAR) menjalin kemitraan berdurasi lima tahun dengan CuspAI untuk memanfaatkan artificial intelligence dan laboratorium otonom guna mempercepat penemuan serta validasi material baru, dengan target memangkas proses dari hitungan tahun menjadi hitungan bulan. Proyek awal sedang berjalan di bidang semikonduktor, penangkapan karbon, dan material baterai.
CuspAI, startup penemuan material berbasis di Cambridge yang didirikan pada 2024 oleh Dr. Chad Edwards dan Profesor Max Welling, telah menghimpun lebih dari $650 juta dari investor, termasuk Temasek, Samsung, dan Hyundai Motor Group. A*STAR adalah anggota pendiri AI Materials Foundry milik CuspAI, sebuah jaringan yang mencakup lebih dari 45 mitra di industri, lab, data, dan komputasi, termasuk Nvidia dan Meta.