Pesan Gate News, 22 April — UKM Singapura (SMEs) melanjutkan tren ekspansi pada kuartal pertama 2026, dengan indeks UKM Bank OCBC naik menjadi 51,6 dari 50,8 pada Q4 2025, menandai kuartal keempat berturut-turut pertumbuhan. Namun, konflik Timur Tengah yang sedang berlangsung—yang dimulai pada 28 Feb—berpotensi memperlambat momentum karena biaya minyak, energi, dan kargo yang terus meningkat menekan margin operasional serta mengganggu rantai pasokan.
Indeks UKM OCBC, yang disusun dari data transaksi lebih dari 100.000 pelanggan UKM dengan pendapatan tahunan hingga $30 juta, memakai ambang 50 poin: pembacaan di atas 50 menandakan ekspansi dan di bawah 50 menunjukkan kontraksi. Tagihan dari pelanggan naik 16,9% year-on-year selama Q1, sementara pembayaran kepada pemasok meningkat 16%.
Ritel yang mengarah ke domestik memberikan kinerja terkuat dengan pembacaan 53,4—tertinggi sejak indeks diluncurkan pada 2021—didukung oleh pariwisata inbound dan kondisi makroekonomi yang stabil. Di antara sektor yang berorientasi ekspor, manufaktur mencatat 51,6 (naik dari 51 di Q4) dan teknologi informasi dan komunikasi (TIK) mencatat 51,4 (naik dari 51,1), dengan koleksi dan pembayaran TIK naik masing-masing 22,2% dan 16,5%.
OCBC memperingatkan bahwa krisis Timur Tengah yang berkepanjangan menimbulkan risiko yang meningkat, terutama bagi segmen manufaktur yang bergantung pada impor gas alam cair melalui Selat Hormuz dan operasi TIK yang padat sumber daya. Sentimen bisnis melemah, dengan 22% UKM memperkirakan kondisi memburuk dalam enam bulan ke depan—kenaikan tujuh poin persentase dari kuartal sebelumnya—sementara 26% melaporkan kondisi saat ini telah memburuk.
Penafian: Informasi di halaman ini dapat berasal dari pihak ketiga dan tidak mewakili pandangan atau opini Gate. Konten yang ditampilkan hanya untuk tujuan referensi dan bukan merupakan nasihat keuangan, investasi, atau hukum. Gate tidak menjamin keakuratan maupun kelengkapan informasi dan tidak bertanggung jawab atas kerugian apa pun yang timbul akibat penggunaan informasi ini. Investasi aset virtual memiliki risiko tinggi dan rentan terhadap volatilitas harga yang signifikan. Anda dapat kehilangan seluruh modal yang diinvestasikan. Harap pahami sepenuhnya risiko yang terkait dan buat keputusan secara bijak berdasarkan kondisi keuangan serta toleransi risiko Anda sendiri. Untuk detail lebih lanjut, silakan merujuk ke
Penafian.
Artikel Terkait
Indeks Fear and Greed Kripto Naik ke 40 dalam Semalam, Bertambah 15 Poin dari 1 Mei
Berdasarkan data Coinglass, Indeks Crypto Fear and Greed naik menjadi 40 semalaman dari 1 Mei, naik 15 poin. Indeks ini tetap berada di wilayah ketakutan, di bawah rata-rata 7 hari sebesar 33 dan rata-rata 30 hari sebesar 24.
GateNews9menit yang lalu
S&P 500 dan Nasdaq 100 Mencapai Rekor Tertinggi Bulan Ini; Aset Dana Lindung Nilai Tembus $5,2 Triliun
Menurut ChainCatcher, S&P 500 dan Nasdaq 100 sama-sama ditutup pada level tertinggi sepanjang masa bulan ini ketika Wall Street menguat. Hedge fund menarik arus masuk sebesar 45 miliar dolar AS selama kuartal pertama 2026, menandai arus masuk kuartalan tertinggi sejak 2007, dengan total aset industri mencapai $5,2
GateNews23menit yang lalu
Indeks Fear and Greed Crypto Naik Menjadi 39 Hari Ini, Menandakan Kepanikan
Berdasarkan data Alternative.me, Indeks Fear and Greed untuk kripto naik menjadi 39 hari ini (2 Mei), dibandingkan 26 kemarin, yang menunjukkan pasar sedang dalam keadaan panik.
GateNews4jam yang lalu
S&P 500, Nasdaq Menguat Pekan Ini; Keduanya Mencetak Reli Enam Pekan Berturut-Turut Terpanjang Sejak Oktober 2024
Menurut ChainCatcher yang mengutip data Gate, indeks S&P 500 naik 0,9% minggu ini, indeks Dow Jones menguat 0,5%, dan indeks Nasdaq naik 1,1%.
S&P 500 dan Nasdaq kini telah naik selama enam pekan berturut-turut, menandai rentetan kemenangan terpanjang mereka sejak
GateNews8jam yang lalu
Nasdaq Composite, S&P 500 Cetak Rekor Tertinggi Baru pada 1 Mei; Minyak Mentah Turun 2-3%
Pada 1 Mei, Nasdaq Composite dan S&P 500 mencapai level tertinggi baru untuk hari kedua berturut-turut. Nasdaq Composite naik 0,89% menjadi 25.114,44 poin pada penutupan, sementara S&P 500 menguat 0,29% menjadi 7.230,12 poin. Dow Jones Industrial Average turun 0,31% menjadi 49.499,27 poin. Harga minyak mentah turun sha
GateNews8jam yang lalu
Pasar Saham AS Melonjak 6 Triliun pada April, S&P 500 Naik 10,4% ke Rekor 7.173,91
Pada April 2026, pasar saham AS melonjak lebih dari $6 triliun dalam nilai, dengan S&P 500 naik 10,4% hingga ditutup di atas 7.173,91, menjadi kenaikan bulanan terkuatnya sejak November 2020. Nasdaq Composite naik 15,3% menjadi 24.887,10, sementara Dow Jones Industrial Average menguat 7,1% hingga
GateNews12jam yang lalu