Keuntungan Samsung dan SK Hynix Pertumbuhan Melambat Hingga Satu Digit Pada Mei

Laju pertumbuhan laba Samsung Electronics dan SK Hynix menurun menjadi satu digit pada Mei, menurut laporan Heungkuk Securities yang dirilis pada 14 Mei, saat pasar saham Korea mengalami peningkatan volatilitas. Peneliti Heungkuk Securities, Lee Young-won, mengaitkan perlambatan tersebut dengan keterbatasan kapasitas produksi, bukan pelemahan permintaan semikonduktor, seraya menekankan bahwa kenaikan harga saja tidak dapat mempertahankan pertumbuhan berkelanjutan. Laporan itu memberikan konteks bahwa Samsung dan SK Hynix baru-baru ini mempercepat jadwal investasi fasilitas semikonduktor skala besar untuk mengantisipasi permintaan AI jangka panjang, sementara valuasi saham saat ini mencerminkan pesimisme berlebihan dengan forward P/E masing-masing sekitar 4x.

Samsung Electronics dan Laporan SK Hynix: Pertumbuhan Laba Satu Digit pada Mei

Kenaikan dari bulan ke bulan pada estimasi laba bersih ke depan 12 bulan Samsung Electronics mencapai 9,3% pada Mei, sementara SK Hynix mencatat 6,7%, menurut laporan Heungkuk Securities. Angka-angka ini merupakan penurunan tajam dibanding Januari, ketika kedua perusahaan masing-masing membukukan pertumbuhan 71,7% dan 76,9%, serta dibanding April yang masing-masing 58,7% dan 60,5%. Lee Young-won mengatakan bahwa "alasan utama meluasnya volatilitas pasar belakangan ini adalah kekhawatiran tentang perlambatan momentum pertumbuhan semikonduktor", sambil menambahkan bahwa "harga saham saat ini mencerminkan pesimisme berlebihan di luar rentang perlambatan pertumbuhan yang dapat diprediksi".

KOSPI turun 8,94% baru-baru ini, jatuh di bawah level 7000. SK Hynix turun 16,15% dan Samsung Electronics melemah 9,65%, sehingga menekan penurunan indeks. SK Hynix bereaksi lebih sensitif terhadap kekhawatiran perlambatan pertumbuhan laba dibanding ekspektasi perbaikan penawaran-permintaan dari keberhasilan pencatatan American Depositary Receipt.

Marjin Operasional SK Hynix Diperkirakan Plateau di Sekitar 76-79%

Marjin operasional SK Hynix naik dari 23% pada Q1 2024 menjadi 71,5% pada Q1 2025, dengan proyeksi Q2 2025 sekitar 76%, menurut laporan tersebut. Analisis menunjukkan bahwa marjin lebih mungkin plateau di kisaran akhir 70% daripada melampaui 80%. Heungkuk Securities menilai peningkatan marjin operasional ini mendekati puncaknya.

Heungkuk Securities Menyematkan Perlambatan pada Batas Kapasitas Produksi

Perusahaan sekuritas itu menganalisis bahwa perlambatan laju pertumbuhan berasal dari keterbatasan kapasitas produksi, bukan penurunan permintaan semikonduktor. Laporan tersebut menyatakan bahwa terus menaikkan penjualan dan marjin laba melalui kenaikan harga saja sulit dilakukan ketika operasi fasilitas produksi baru terbatas. Resistensi harga dari pembeli terhadap semikonduktor juga meningkat, sehingga kemungkinan pertumbuhan tambahan di masa depan lebih besar terjadi melalui perluasan volume produksi daripada harga jual yang lebih tinggi.

Samsung dan SK Hynix Mempercepat Jadwal Investasi Fasilitas Semikonduktor

Samsung Electronics dan SK Hynix baru-baru ini memajukan jadwal investasi fasilitas produksi semikonduktor skala besar. Laporan itu menafsirkan langkah ini sebagai upaya menanggapi permintaan jangka panjang yang akan diciptakan AI. Lee Young-won mengatakan bahwa "rasio forward P/E 12 bulan Samsung Electronics dan SK Hynix yang turun ke sekitar 4x merupakan hasil dari pesimisme berlebihan terhadap industri semikonduktor yang tercermin", seraya menambahkan bahwa "meskipun kita harus mewaspadai kemungkinan kebingungan tambahan, kini saatnya mempertimbangkan bersama kondisi agar volatilitas pasar mereda".

Analisis tersebut mencatat bahwa ekspansi agresif kapasitas produksi memerlukan premis bahwa permintaan AI akan terus berlanjut dalam jangka panjang, namun menyoroti bahwa mencerminkan semua kemungkinan kelebihan pasokan dalam harga saham sebelum investasi benar-benar dimulai secara serius adalah berlebihan.

FAQ

Berapa laju pertumbuhan laba yang dilaporkan Samsung Electronics dan SK Hynix pada Mei?
Menurut laporan Heungkuk Securities yang dirilis pada 14 Mei, estimasi laba bersih ke depan 12 bulan Samsung Electronics naik 9,3% dari bulan ke bulan pada Mei, sementara SK Hynix mencatat 6,7%. Ini merupakan penurunan signifikan dibanding laju pertumbuhan Januari sebesar 71,7% dan 76,9% untuk masing-masing perusahaan.

Mengapa Heungkuk Securities mengaitkan perlambatan pertumbuhan laba dengan kapasitas produksi, bukan permintaan?
Laporan tersebut menyatakan bahwa operasi fasilitas produksi baru terbatas, sehingga sulit untuk terus menaikkan penjualan dan marjin laba hanya melalui kenaikan harga. Analisis menunjukkan bahwa resistensi harga pembeli meningkat, sehingga pertumbuhan di masa depan lebih mungkin berasal dari perluasan volume produksi daripada harga yang lebih tinggi.

Penafian: Informasi di halaman ini mungkin berasal dari sumber pihak ketiga dan hanya untuk referensi. Ini tidak mewakili pandangan atau pendapat Gate dan bukan merupakan nasihat keuangan, investasi, atau hukum. Perdagangan aset virtual melibatkan risiko tinggi. Mohon jangan hanya mengandalkan informasi di halaman ini saat membuat keputusan. Untuk detailnya, lihat Penafian.
Komentar
0/400
Tidak ada komentar