Sablier Labs, salah satu pendiri dan CEO Paul Razvan Berg, mengumumkan melalui blog pada 13 Juli bahwa mereka akan menghentikan pengembangan aktif protokol aliran token dan hanya menjalankan mode pemeliharaan hingga Juni 2028; pada hari yang sama, perusahaan juga mengumumkan bahwa lisensi inti kontrak pintar EVM dari BSL 1.1 dipercepat tiga tahun menjadi GPL, sehingga pengembang sekarang dapat langsung melakukan fork, memodifikasi, dan mendeploy ulang.
Proses yang Tetap Berjalan, Mulai 13 Juli Berhenti Mendukung Open Payment Streams
Berdasarkan pengumuman Berg, berikut adalah perubahan spesifik dan hal-hal yang tetap berlaku setelah penghentian pengembangan aktif Sablier Labs:
Proyek yang Tidak Terpengaruh (Tetap Berjalan):
· Semua token streams yang ada, rencana vesting, dan airdrop tetap berjalan di dalam blockchain
· Tidak perlu melakukan penutupan posisi atau tindakan apa pun
· Pengguna dapat terus mengakses antarmuka yang ada hingga Juni 2028
Mulai 13 Juli Berhenti Mendukung Proyek:
· Antarmuka tidak lagi memungkinkan pembuatan periode vesting atau airdrop yang berakhir setelah Juni 2028
· Mendukung sepenuhnya penghentian semua open payment streams
· Tidak akan meluncurkan produk baru maupun berkembang ke jaringan blockchain baru
Berg juga menyebutkan bahwa Juni 2028 bukanlah waktu untuk Sablier berhenti beroperasi, melainkan akhir dari pekerjaan pemeliharaan yang didanai perusahaan; setelah itu, tanggung jawab protokol diperkirakan akan diserahkan kepada komunitas yang lebih luas melalui versi open source yang dikelola.
Lisensi GPL Berlaku Lebih Cepat Tiga Tahun, Pengembang Bisa Langsung Fork
Menurut laporan, kontrak pintar inti EVM Sablier awalnya menggunakan lisensi komersial BSL 1.1, dengan rencana beralih menjadi open source GPL pada 1 Juli 2029; Berg mengumumkan percepatan tiga tahun, sehingga lisensi GPL mulai berlaku pada 13 Juli 2026. Hal ini memungkinkan pengembang mana pun untuk segera melakukan fork, memodifikasi, dan mendeploy ulang kontrak pintar, tanpa harus menunggu hingga 2029.
Media kripto Bankless menyebut langkah percepatan lisensi ini sebagai “hadiah perpisahan” yang diberikan Sablier untuk komunitas.
Alasan Sablier Labs Menghentikan Pengembangan
Berdasarkan pengumuman Berg, ada dua alasan utama penghentian pengembangan aktif: pertama, pasar mata uang kripto yang lesu menyebabkan pelanggan menunda penerbitan token, sehingga meski fitur paling banyak dirilis pada Q1 2026, jumlah pengguna dan pendapatan justru menurun tajam; kedua, munculnya teknologi coding berbantuan AI membuat layanan Sablier lebih mudah ditiru oleh pesaing, sehingga ruang diferensiasi menjadi lebih sempit.
Berg menyatakan bahwa teknologi token streams pada akhirnya lebih berperan sebagai “fitur” bagi solusi kripto lainnya, bukan sebagai bidang independen yang berdiri sendiri di pasar.
Pertanyaan yang Sering Diajukan
Setelah Sablier Labs menghentikan pengembangan, apakah token streams dan airdrop pengguna yang sudah ada masih bisa digunakan?
Berdasarkan pengumuman Paul Razvan Berg, semua arus dana yang ada, rencana vesting, dan airdrop tetap berlaku dan berjalan otomatis di blockchain karena semua kontrak pintar bersifat non-permissioned dan non-custodial; pengguna tidak perlu melakukan penutupan posisi atau tindakan apa pun, dan periode pemeliharaan hingga Juni 2028 tidak terpengaruh.
Mengapa Sablier Labs mengubah lisensi menjadi GPL lebih cepat tiga tahun?
Menurut laporan, pada 13 Juli Sablier Labs mempercepat perubahan lisensi kontrak pintar inti EVM dari BSL 1.1 menjadi GPL, yang awalnya direncanakan berlaku pada Juli 2029; langkah ini memungkinkan pengembang langsung melakukan fork dan redeploy, dan Bankless menyebutnya sebagai “hadiah perpisahan” untuk komunitas dari proyek tersebut.
Apa alasan utama Sablier Labs mengumumkan penghentian pengembangan?
Menurut artikel blog Berg, alasan utamanya meliputi: penurunan tajam jumlah pengguna dan pendapatan pada Q1 2026 meskipun fitur paling banyak dirilis; meningkatnya teknologi coding berbantuan AI yang memudahkan peniruan layanan Sablier; serta tidak adanya jalur yang jelas untuk menjadikan perusahaan independen dengan skala seperti VC.