Ripple Prime Membuka Perdagangan Komoditas Onchain

HYPE-1,28%
  • Ripple Prime menambahkan perpetual komoditas melalui Hyperliquid, memperluas akses di luar turunan kripto.
  • Sistem margin terpadu memungkinkan institusi mengelola posisi multi-aset tanpa memindahkan dana.
  • Integrasi menjembatani keuangan tradisional dan DeFi, meningkatkan efisiensi serta pengelolaan portofolio.

Ripple Prime memperluas integrasinya dengan Hyperliquid untuk mencakup kontrak perpetual onchain yang terkait dengan komoditas seperti emas, perak, dan minyak. Diumumkan oleh CEO Mike Higgins, pembaruan ini memperkenalkan simbol HIP-3, sehingga memungkinkan klien institusional mengakses turunan terdesentralisasi sambil mengelola posisi berdampingan dengan aset tradisional dalam kerangka Unified Margin System.

Integrasi Meluas di Luar Paparan Kripto

Pembaruan ini dibangun di atas integrasi sebelumnya Ripple Prime dengan Hyperliquid pada Februari 2026. Awalnya, platform ini memungkinkan akses institusional ke pasar perpetual berbasis kripto.

Kini, dukungan untuk simbol HIP-3 symbols memperluas akses tersebut ke pasar komoditas tradisional. Menurut Mike Higgins, ini menambah paparan baru tanpa memerlukan sistem terpisah.

Institusi dapat memperdagangkan turunan komoditas secara langsung di onchain sambil mempertahankan posisi dalam portofolio yang sudah ada. Ini menghilangkan kebutuhan akan banyak dompet atau struktur jaminan yang terfragmentasi.

Akibatnya, pengguna menghindari interaksi langsung dengan kontrak pintar sambil tetap mengakses pasar terdesentralisasi.

Sistem Margin Terpadu Mempermudah Operasi

Ripple Prime memungkinkan institusi mengelola posisi terdesentralisasi dan tradisional dalam satu kerangka. Ini mencakup pertukaran mata uang asing, pendapatan tetap, dan swap over-the-counter.

Akibatnya, pengguna dapat mengimbangi risiko lintas kelas aset tanpa memindahkan dana antar platform. Struktur Unified Margin System ini mengurangi gesekan operasional dalam strategi multi-pasar.

Higgins mencatat bahwa sistem ini menggabungkan paparan keuangan tradisional dengan infrastruktur terdesentralisasi. Pendekatan ini menjaga pengelolaan portofolio tetap terpusat sambil memperluas akses aset.

Model ini juga selaras dengan kebutuhan institusional untuk proses kerja yang disederhanakan dan pelaporan yang terkonsolidasi.

Pertumbuhan Platform dan Posisi Pasar

Hyperliquid telah berkembang menjadi platform perdagangan perpetual terdesentralisasi terbesar. Saat ini, platform ini memiliki open interest lebih dari $5 miliar.

Selain itu, volume perdagangan bulanan di platform tersebut melebihi $200 miliar. Skala ini mendukung likuiditas yang lebih dalam untuk turunan kripto dan komoditas.

Sementara itu, Ripple Prime diluncurkan pada akhir 2025 setelah akuisisi Ripple senilai $1.25 miliar terhadap Hidden Road. Platform ini terus memperluas penawaran untuk institusi.

Menurut rincian yang tersedia, Ripple Prime bertujuan untuk menghubungkan sistem keuangan tradisional dengan pasar terdesentralisasi melalui infrastruktur perdagangan terintegrasi.

Penafian: Informasi di halaman ini dapat berasal dari pihak ketiga dan tidak mewakili pandangan atau opini Gate. Konten yang ditampilkan hanya untuk tujuan referensi dan bukan merupakan nasihat keuangan, investasi, atau hukum. Gate tidak menjamin keakuratan maupun kelengkapan informasi dan tidak bertanggung jawab atas kerugian apa pun yang timbul akibat penggunaan informasi ini. Investasi aset virtual memiliki risiko tinggi dan rentan terhadap volatilitas harga yang signifikan. Anda dapat kehilangan seluruh modal yang diinvestasikan. Harap pahami sepenuhnya risiko yang terkait dan buat keputusan secara bijak berdasarkan kondisi keuangan serta toleransi risiko Anda sendiri. Untuk detail lebih lanjut, silakan merujuk ke Penafian.
Komentar
0/400
Tidak ada komentar