Menurut ICE Data Services, spread credit default swap 5 tahun Nvidia melonjak menjadi sekitar 0,82% pada 27 Juli, menandai pergerakan satu hari terbesar sejak perdagangan aktif dimulai pada November 2025. Kenaikan sekitar 0,14 poin persentase mencerminkan kekhawatiran investor atas potensi risiko keuangan pembuat chip tersebut akibat investasi infrastruktur AI-nya.
Lonjakan ini dipicu laporan bahwa Nvidia sedang bernegosiasi untuk mendapatkan jaminan hingga $250 miliar untuk OpenAI agar dapat mengakses sumber daya pusat data AS, serta proyek terpisah senilai $500 miliar untuk infrastruktur AI bersama Grup SK Korea Selatan, sehingga total komitmen potensialnya mencapai lebih dari $750 miliar.