Netflix dijadwalkan melaporkan laba kuartalan pada Kamis untuk periode yang berakhir pada 30 Juni, saat industri media menghadapi konsolidasi, spinout, dan persaingan yang semakin ketat. Raksasa streaming itu tengah menghadapi peningkatan pengawasan terkait kemajuan tier yang didukung iklan dan strategi bisnisnya di tengah lanskap media yang terus berubah. Laporan ini dirilis ketika televisi berbayar tradisional terganggu oleh layanan streaming dan platform teknologi seperti YouTube dan TikTok milik Google yang terus merebut lebih banyak waktu layar dari format media konvensional.
Analis Memproyeksikan EPS 79 Sen untuk Q2
Analis yang disurvei LSEG memperkirakan Netflix akan melaporkan laba per saham (EPS) 79 sen dan pendapatan sebesar $12,59 miliar untuk periode yang berakhir pada 30 Juni.
Netflix Menargetkan Pendapatan Iklan $3 Miliar pada 2026
Awal tahun ini, Netflix mengatakan berada di jalur untuk mencapai $3 miliar pendapatan iklan pada 2026. Artinya, pendapatan iklan akan dua kali lipat dibanding tahun sebelumnya. Wall Street sangat memperhatikan kemajuan Netflix pada tier yang lebih murah dan didukung iklan. Seiring pertumbuhan pelanggan streaming melambat dalam beberapa tahun terakhir, iklan kembali menjadi pendorong utama pendapatan bagi perusahaan media.
Netflix Meninggalkan Kesepakatan dengan Warner Bros. Discovery di Akhir Tahun Lalu
Di akhir tahun lalu, Netflix sempat mencoba masuk ke bisnis film dan streaming milik Warner Bros. Discovery sebelum akhirnya membatalkan langkahnya. Rencana kesepakatan itu memicu spekulasi ramai tentang apakah Netflix kini tertarik membeli aset lain. Awal tahun ini, saat tetap berupaya mengakuisisi aset dari WBD, manajemen Netflix mengatakan bahwa pihaknya menghadapi persaingan ketat dalam lanskap pilihan tontonan yang luas.
Saham Netflix Turun 40% Sepanjang Tahun Terakhir
Saham Netflix telah turun sekitar 40% dalam setahun terakhir, dengan penurunan yang makin dipercepat ketika perusahaan berupaya mengakuisisi WBD. Laporan Keybanc pekan ini mengatakan sentimen investor dan kekhawatiran tersebut merupakan pengulangan dari tahun 2022, ketika perusahaan melaporkan kerugian pelanggan untuk pertama kalinya dalam lebih dari 10 tahun. Itu mendorong Netflix meningkatkan berbagai inisiatif bisnis, termasuk tier yang didukung iklan dan pengetatan berbagi kata sandi.
Netflix Melaporkan 325 Juta Anggota Berbayar Global pada Januari
Pada Januari, perusahaan mengatakan memiliki 325 juta anggota berbayar global. Namun demikian, Netflix tetap dinilai jauh melampaui kelompok layanan streaming lainnya dalam hal jumlah pelanggannya.
Netflix Memproyeksikan Pertumbuhan Pendapatan Q2 13% dalam Pernyataan April
Pada April, Netflix mengatakan memperkirakan pendapatan kuartal kedua naik 13%, tetapi kembali menegaskan peringatan sebelumnya bahwa belanja konten yang lebih tinggi akan lebih banyak membebani pada paruh pertama tahun itu karena waktu rilis. Perusahaan mengatakan pada saat itu bahwa pihaknya mengharapkan laju pertumbuhan amortisasi konten akan lebih rendah pada paruh kedua tahun tersebut.
FAQ
Apa yang diperkirakan analis dari laporan laba Q2 Netflix?
Analis yang disurvei LSEG memperkirakan Netflix akan melaporkan laba per saham (EPS) 79 sen dan pendapatan sebesar $12,59 miliar untuk periode yang berakhir pada 30 Juni.
Seberapa besar pendapatan iklan yang ditargetkan Netflix pada 2026?
Awal tahun ini, Netflix mengatakan berada di jalur untuk mencapai $3 miliar pendapatan iklan pada 2026, yang akan dua kali lipat dibanding pendapatan iklan setahun sebelumnya.