Menurut laporan media, beberapa manajer aset AS termasuk Direxion dan Proshares meluncurkan ETF leverage 2x dan inverse yang melacak SK Hynix American Depositary Receipts (ADRs) mulai 14 Juli. Produk-produk tersebut menghasilkan lebih dari $3 miliar dalam volume perdagangan kumulatif dalam empat hari pertama, dengan sekitar 150 juta saham diperdagangkan di beberapa ticker termasuk SKUU, SKDD, SKHU, dan SKHL.
Mulai 29 Juli, ADR SK Hynix akan dapat ditukarkan dengan saham dasar perusahaan di Korea Selatan, sehingga berpotensi menghubungkan volatilitas produk leverage di AS dengan pergerakan pasar Korea domestik. Berbeda dengan pasar AS, bursa saham Korea Selatan menerapkan batas pergerakan harga (±30% untuk saham individual, ±60% untuk produk leverage), sehingga memunculkan kekhawatiran bahwa volatilitas yang diperbesar akan ditransmisikan ke saham SK Hynix yang terdaftar di Seoul.