Kepemilikan utang AS multinegara meningkat menjadi @9.3@ triliun dolar, menciptakan rekor kedua tertinggi dalam sejarah

BlockBeatNews

BlockBeats melaporkan bahwa pada 26 Maret, berdasarkan data yang diungkapkan oleh KobeissiLetter, kepemilikan surat utang AS oleh berbagai negara meningkat tajam sebesar 34,8 miliar dolar AS pada bulan Januari, mencapai 9,3 triliun dolar AS, yang merupakan rekor tertinggi kedua dalam sejarah.

Sebagai pemegang asing terbesar, Jepang membeli surat utang AS senilai 39,8 miliar dolar AS, sehingga total pembelian mencapai 1,2 triliun dolar AS, tertinggi sejak Juli 2022.

Inggris adalah pemegang surat utang AS terbesar kedua di dunia, dengan peningkatan kepemilikan sebesar 29,3 miliar dolar AS, mencapai 895,3 miliar dolar AS, mencatat rekor tertinggi ketiga dalam sejarah.

Inggris juga merupakan pemegang surat utang AS terbesar ketiga di dunia, dengan peningkatan sebesar 10,9 miliar dolar AS, mencapai 694,4 miliar dolar AS, tertinggi sejak September tahun lalu.

Sementara itu, beberapa negara anggota Uni Eropa secara total menambah kepemilikan sebesar 8 miliar dolar AS, sehingga totalnya mencapai 2,1 triliun dolar AS.

Lihat Asli
Penafian: Informasi di halaman ini dapat berasal dari pihak ketiga dan tidak mewakili pandangan atau opini Gate. Konten yang ditampilkan hanya untuk tujuan referensi dan bukan merupakan nasihat keuangan, investasi, atau hukum. Gate tidak menjamin keakuratan maupun kelengkapan informasi dan tidak bertanggung jawab atas kerugian apa pun yang timbul akibat penggunaan informasi ini. Investasi aset virtual memiliki risiko tinggi dan rentan terhadap volatilitas harga yang signifikan. Anda dapat kehilangan seluruh modal yang diinvestasikan. Harap pahami sepenuhnya risiko yang terkait dan buat keputusan secara bijak berdasarkan kondisi keuangan serta toleransi risiko Anda sendiri. Untuk detail lebih lanjut, silakan merujuk ke Penafian.
Komentar
0/400
Tidak ada komentar