Ketua eksekutif Strategy (MSTR) Michael Saylor menyatakan pada sebuah acara Mizuho pada 8 April 2026 bahwa bitcoin kemungkinan telah mencapai titik terendah di sekitar $60.000 pada awal Februari ketika para penjual terpaksa sudah tersingkir, dan bahwa terbentuknya pasar kredit perbankan dan kredit digital yang dibangun di atas bitcoin akan menjadi katalis untuk pasar bull berikutnya.
Saylor juga menepis risiko komputasi kuantum sebagai “teoretis” dan “jauh di depan puluhan tahun,” sambil menolak klaim terbaru bahwa Adam Back adalah Satoshi Nakamoto, dengan menuntut pembuktian kriptografis melalui tanda tangan (signature) menggunakan kunci privat.
Saylor menegaskan kembali pandangan jangka panjangnya bahwa titik terendah ditentukan oleh kehabisan penjual, bukan oleh penilaian. Pembalikan tren, tambahnya, lebih didorong oleh struktur modal dan likuiditas ketimbang sentimen investor. Kini ia melihat tekanan jual yang terbatas di tengah meningkatnya permintaan dari arus masuk ETF, yang menyerap pasokan harian, serta dari perusahaan yang mengalihkan aset treasury ke bitcoin.
Saylor meyakini katalis pasar bull berikutnya akan datang dari terbentuknya kredit perbankan dan kredit digital di atas bitcoin, yang mendukung aktivitas pinjaman dan kredit di luar sekadar kebutuhan beli-dan-ditahan. Ia menyinggung saham preferen Strategy, STRC, yang menawarkan imbal hasil 11,5%, sebagai bentuk kredit digital yang sudah ada. Ia mengatakan Strategy “sedang ‘menarik’” bitcoin “dari aset tanpa imbal hasil menjadi mesin pasar modal.”
Terkait komputasi kuantum, Saylor berargumen bahwa ancamannya bersifat teoretis, kemungkinan masih puluhan tahun lagi, dan bahkan jika pun terjadi, masih dapat diatasi. Komentar tersebut mengikuti riset terbaru dari Google Quantum AI yang menyatakan bahwa untuk memecahkan enkripsi Bitcoin mungkin memerlukan qubit lebih sedikit daripada perkiraan sebelumnya. Saylor menolak kekhawatiran jangka pendek.
Menanggapi investigasi New York Times yang menggunakan analisis gaya tulisan (stylometry) untuk menyiratkan bahwa Adam Back adalah pencipta anonim Bitcoin, Saylor mengatakan stylometry adalah “menarik, tetapi bukan bukti.” Ia menunjuk pada email-email tahun 2008 yang sezaman antara Satoshi dan Back sebagai bukti bahwa mereka adalah individu yang berbeda. “Sampai seseorang menandatangani dengan kunci-kunci Satoshi, setiap teori hanyalah narasi,” katanya. Back sendiri secara tegas telah membantah menjadi Satoshi.
Mizuho mempertahankan rating outperform pada Strategy dan target harga $320, yang menunjukkan potensi kenaikan sekitar 150% dari harga saham saat ini di sekitar $127. Strategy memiliki 766.970 BTC yang diperoleh dengan total sekitar $54,57 miliar, menjadikannya pemegang terbesar aset perusahaan secara global.
Apa yang diyakini Michael Saylor sebagai katalis berikutnya bagi pasar bull bitcoin?
Saylor meyakini terbentuknya pasar kredit perbankan dan kredit digital yang dibangun di atas bitcoin akan mendorong lonjakan berikutnya, mengubah bitcoin dari aset tanpa imbal hasil menjadi mesin pasar modal. Ia menunjuk saham preferen Strategy STRC (imbal hasil 11,5%) sebagai contoh kredit digital.
Bagaimana Saylor memandang ancaman komputasi kuantum terhadap bitcoin?
Saylor berpendapat ancaman komputasi kuantum bersifat teoretis, kemungkinan masih puluhan tahun lagi, dan dapat diatasi. Ia meremehkan riset terbaru yang menyarankan kebutuhan qubit lebih rendah, dengan tetap menyatakan bahwa risikonya dibesar-besarkan.
Mengapa Saylor menolak klaim bahwa Adam Back adalah Satoshi Nakamoto?
Saylor mengutip email-email tahun 2008 yang sezaman antara Satoshi dan Back sebagai bukti bahwa mereka adalah individu yang terpisah. Ia menegaskan bahwa hanya tanda tangan dari kunci privat Satoshi yang akan membuktikan identitas, serta menyebut stylometry “menarik, tetapi bukan bukti.”